Duet Gatot-Hanafi Tidak Ideal untuk Partai Ummat, Gatot-Sandi Lebih Mantap
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai tokoh dengan latar belakang militer yang prular, katanya, Gatot Nurmantyo akan bagus sekali kalau seandainya nama partainya bukan Partai Ummat. "Gatot kan lahir dari militer, bukan tokoh yang misalnya Din Syamsuddin yang memang lahir dari kalangan Muhammadiyah, atau mungkin Amien Rais yang juga tokoh Islam yang kental," katanya.
(Baca: Elektabilitas PAN Melorot, Ini Reaksi Loyalis Zulhas vs Amien Rais)
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini menyebutkan bahwa Gatot punya modal secara ketokohan nasional karena plural sehingga seharusnya bisa menggaet semua kalangan untuk masuk ke partai yang dipimpinnya. "Jangan sampai nama Gatot ini direduksi dengan simbol-simbol yang sifatnya parsial, semisal munculnya Hanafi Rais atau mungkin dengan Partai Ummat, dan lainnya," urainya.
Namun jika harus masuk ke Partai Ummat, misalnya, menurut Dedi, Gatot akan sangat lebih bagus jika disandingkan dengan tokoh yang setara. "Artinya tokoh yang belum terafiliasi secara politis. Kalau Hanafi Rais secara politis sudah kental sekali terafiliasi dengan Amien Rais. Misalnya seandainya entah bagaimana manuvernya, bisa menggandeng Sandiaga Uno atau tokoh-tokoh yang punya kesetaraan dengan Sandiaga Uno yang tidak terlalu lekat dengan posisi politik saat ini, jadi nuansa fresh-nya itu benar-benar mengemuka," paparnya.
(Baca: Elektabilitas PAN Melorot, Ini Reaksi Loyalis Zulhas vs Amien Rais)
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini menyebutkan bahwa Gatot punya modal secara ketokohan nasional karena plural sehingga seharusnya bisa menggaet semua kalangan untuk masuk ke partai yang dipimpinnya. "Jangan sampai nama Gatot ini direduksi dengan simbol-simbol yang sifatnya parsial, semisal munculnya Hanafi Rais atau mungkin dengan Partai Ummat, dan lainnya," urainya.
Namun jika harus masuk ke Partai Ummat, misalnya, menurut Dedi, Gatot akan sangat lebih bagus jika disandingkan dengan tokoh yang setara. "Artinya tokoh yang belum terafiliasi secara politis. Kalau Hanafi Rais secara politis sudah kental sekali terafiliasi dengan Amien Rais. Misalnya seandainya entah bagaimana manuvernya, bisa menggandeng Sandiaga Uno atau tokoh-tokoh yang punya kesetaraan dengan Sandiaga Uno yang tidak terlalu lekat dengan posisi politik saat ini, jadi nuansa fresh-nya itu benar-benar mengemuka," paparnya.
(muh)
Lihat Juga :