Sumpah Pemuda, 92 Tahun Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa
Rabu, 28 Oktober 2020 - 16:57 WIB
loading...
Sumpah Pemuda juga momentum untuk mengingat kelahiran Bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain dirayakan saat pandemi Covid-19 yang masih melanda, momen bersejarah tersebut sekaligus menempatkan Bahasa Indonesia menapaki usia 92 tahun sebagai bahasa pemersatu.
“Hari ini kita memperingati Sumpah Pemuda ke-92. Berarti, 92 tahun pula usia Bahasa Indonesia dikukuhkan menjadi bahasa persatuan yang dijunjung tinggi oleh bangsa besar di Tanah Air yang bernama Indonesia,” tutur Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, E Aminudin Aziz, di Jakarta, Rabu (28/10/2020).
(Baca: Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Makassar Blokade Jalan Sultan Alauddin)
Bertepatan dengan momen tersebut, Kemendikbud juga merayakan Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2020 yang dihelat secara daring. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema Berbahasa untuk Indonesia Sehat yang rangkaiannya mulai digelar sejak 1 Oktober lalu.
Aminudin mengakui perhelatan kali ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika biasanya dirayakan selalu meriah dan berkumpulnya banyak orang, kini pertemuan dibatasi karena imbas pandemi Covid-19 sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan berkerumun atau berkumpul secara tatat muka langsung.
“Hari ini kita memperingati Sumpah Pemuda ke-92. Berarti, 92 tahun pula usia Bahasa Indonesia dikukuhkan menjadi bahasa persatuan yang dijunjung tinggi oleh bangsa besar di Tanah Air yang bernama Indonesia,” tutur Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, E Aminudin Aziz, di Jakarta, Rabu (28/10/2020).
(Baca: Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Makassar Blokade Jalan Sultan Alauddin)
Bertepatan dengan momen tersebut, Kemendikbud juga merayakan Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2020 yang dihelat secara daring. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema Berbahasa untuk Indonesia Sehat yang rangkaiannya mulai digelar sejak 1 Oktober lalu.
Aminudin mengakui perhelatan kali ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika biasanya dirayakan selalu meriah dan berkumpulnya banyak orang, kini pertemuan dibatasi karena imbas pandemi Covid-19 sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan berkerumun atau berkumpul secara tatat muka langsung.
Lihat Juga :