Hari Sumpah Pemuda, Menpora: Momen Bersatu Lawan COVID-19
Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:43 WIB
loading...
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dilaksanakan dalam situasi dan kondisi yang luar biasa. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora ), Zainudin Amali mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dilaksanakan dalam situasi dan kondisi yang luar biasa. Dimana sangat berbeda pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di tahun-tahun sebelumnya.
“Tidak ada upacara bendera. Tidak ada kegiatan yang menghadirkan keramaian seperti peringatan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dalam Puncak Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92, Rabu (28/10/2020). (Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, Ketua KPK Ajak Bersatu Berantas Korupsi)
Dia mengatakan saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi ujian dan cobaan dengan adanya pandemi COVID-19. Dimana pandemi ini telah memberikan dampak begitu luas di seluruh sendi kehidupan masyarakat.
“Termasuk anak muda di Indonesia. Oleh sebab itu dibutuhkan semangat bersama untuk membangkitkan kembali Indonesia di mata dunia,” tuturnya.
Zainudin mengatakan semangat Sumpah Pemuda 92 tahun yang lalu masih tetap relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Jika 92 tahun yang lalu semangat persatuan untuk membebaskan diri dari penjajahan, maka kali ini adalah untuk melawan COVID-19.
“Tidak ada upacara bendera. Tidak ada kegiatan yang menghadirkan keramaian seperti peringatan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dalam Puncak Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92, Rabu (28/10/2020). (Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, Ketua KPK Ajak Bersatu Berantas Korupsi)
Dia mengatakan saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi ujian dan cobaan dengan adanya pandemi COVID-19. Dimana pandemi ini telah memberikan dampak begitu luas di seluruh sendi kehidupan masyarakat.
“Termasuk anak muda di Indonesia. Oleh sebab itu dibutuhkan semangat bersama untuk membangkitkan kembali Indonesia di mata dunia,” tuturnya.
Zainudin mengatakan semangat Sumpah Pemuda 92 tahun yang lalu masih tetap relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Jika 92 tahun yang lalu semangat persatuan untuk membebaskan diri dari penjajahan, maka kali ini adalah untuk melawan COVID-19.
Lihat Juga :