Soal Kartun Nabi, Sekjen MUI Desak Presiden Prancis Minta Maaf
Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk itu saya meminta Macron agar mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam. Kita tidak bisa menerima alasan Macron karena dia menghormati dan melindungi kebebasan berekspresi rakyatnya karena kita harus tahu bahwa yang namanya kebebasan berekspresi itu tetap harus ada batasnya, sebab kalau tidak maka dunia tentu akan kacau," tambahnya.
(Baca juga: Muhammadiyah Sesalkan Pernyataan Presiden Prancis soal Kartun Nabi Muhammad ).
Di sisi lain, Anwar menilai, peristiwa ini juga sekaligus mengingatkan Macron dan masyarakat dunia agar meletakkan konsep kebebasan tersebut di tempat yang tepat. Sebab bila tidak, maka dia tentu akan bisa menyeret dunia kepada kekacauan dan permusuhan serta akan memunculkan dendam yang berkepanjangan yang tidak akan kunjung berakhir.
Untuk itu, Ketua PP Muhammadiyah ini menyatakan, agar masalah ini tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat dunia, diharapkan Macron mau secepatnya mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam.
"Saya yakin dan percaya bila yang bersangkutan mau meminta maaf atas sikap dan tindakannya tersebut maka umat Islam tentu pasti akan memaafkannya sehingga api permusuhan yang sudah menyala tersebut akan bisa padam secepatnya karena umat Islam adalah umat yang pemaaf dan cinta damai," pungkas dia.
(Baca juga: Muhammadiyah Sesalkan Pernyataan Presiden Prancis soal Kartun Nabi Muhammad ).
Di sisi lain, Anwar menilai, peristiwa ini juga sekaligus mengingatkan Macron dan masyarakat dunia agar meletakkan konsep kebebasan tersebut di tempat yang tepat. Sebab bila tidak, maka dia tentu akan bisa menyeret dunia kepada kekacauan dan permusuhan serta akan memunculkan dendam yang berkepanjangan yang tidak akan kunjung berakhir.
Untuk itu, Ketua PP Muhammadiyah ini menyatakan, agar masalah ini tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat dunia, diharapkan Macron mau secepatnya mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam.
"Saya yakin dan percaya bila yang bersangkutan mau meminta maaf atas sikap dan tindakannya tersebut maka umat Islam tentu pasti akan memaafkannya sehingga api permusuhan yang sudah menyala tersebut akan bisa padam secepatnya karena umat Islam adalah umat yang pemaaf dan cinta damai," pungkas dia.
(zik)
Lihat Juga :