Bawaslu Sebut Kampanye Daring di Pilkada Makin Menurun
Selasa, 27 Oktober 2020 - 18:04 WIB
loading...
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengungkapkan, pola kampanye daring di pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 pada 10 hari terakhir ini menurun. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengungkapkan, pola kampanye daring di pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 pada 10 hari terakhir ini menurun. Bawaslu mendorong semua pemangku kepentingan kampanye memberikan perhatian lebih pada penegakan protokol kesehatan.
(Baca juga: Dalam 1 Tahun Bekerja, Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara)
“Hal ini mengingat bahwa upaya mendorong peningkatan kampanye daring, baik melalui media daring maupun media sosial (medsos), ternyata tidak membuahkan hasil maksimal. Padahal, metode ini adalah yang diharapkan paling banyak digunakan mengingat pandemi Covid-19,” ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, melalui keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).
(Baca juga: Waspada Hujan dan Angin Dampak Siklon Tropis Molave)
Berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada, pada periode 16-25 Oktober 2020 ada sebanyak 80 kegiatan kampanye daring. Sementara itu, pada periode 6-15 Oktober 2020 ada sebanyak 98 kampanye daring.
(Baca juga: Dalam 1 Tahun Bekerja, Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara)
“Hal ini mengingat bahwa upaya mendorong peningkatan kampanye daring, baik melalui media daring maupun media sosial (medsos), ternyata tidak membuahkan hasil maksimal. Padahal, metode ini adalah yang diharapkan paling banyak digunakan mengingat pandemi Covid-19,” ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, melalui keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).
(Baca juga: Waspada Hujan dan Angin Dampak Siklon Tropis Molave)
Berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada, pada periode 16-25 Oktober 2020 ada sebanyak 80 kegiatan kampanye daring. Sementara itu, pada periode 6-15 Oktober 2020 ada sebanyak 98 kampanye daring.
Lihat Juga :