Pengaman Pantai di Wakatobi, Indonesia Siap Tambah Bali Baru
Selasa, 27 Oktober 2020 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk Pantai Waha, rencana pengaman pantai yang akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer yang akan dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama sepanjang 600 meter akan dikerjakan pada tahun ini, dan 600 meter sisanya akan dikerjakan pada tahun depan, ditambah dengan pengaman pantai di Pantai Kaputa. Selain itu, tahun ini kami juga sedang membangun pengaman Pantai Raha,” tambah Haeruddin C. Maddi.
Kepala Satker PJSA Arbor Reseda menambahkan bahwa, untuk pengaman pantai tersebut dikerjakan dengan konstruksi seawall yaitu dengan merangkai heksagon beton agar dapat memecah gelombang laut sehingga tidak terjadi abrasi di pantai.
“Kami tidak hanya fokus pada perkuatan pantai dan pemecah gelombang saja, tapi tampilan bangunan pengaman pantai ditata sedemikian rupa agar tetap menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung yang datang,” jelas Arbor.
Untuk pulau-pulau yang ada di Sulawesi Tenggara, BWS Sulawesi IV Kendari tidak hanya fokus menyelamatkan pantai dari abrasi, namun juga fokus membangun infrastruktur sumber daya air untuk meyiapkan kebutuhan air baku di pulau-pulau tersebut. Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN yang dilakukan secara terpadu baik penataan kawasan, juga penyediaan air baku dan air bersih ini diharapkan bisa mengangkat pesona “Bali Baru” Indonesia ke wisatawan domestik juga mancanegara. [sandro]
Kepala Satker PJSA Arbor Reseda menambahkan bahwa, untuk pengaman pantai tersebut dikerjakan dengan konstruksi seawall yaitu dengan merangkai heksagon beton agar dapat memecah gelombang laut sehingga tidak terjadi abrasi di pantai.
“Kami tidak hanya fokus pada perkuatan pantai dan pemecah gelombang saja, tapi tampilan bangunan pengaman pantai ditata sedemikian rupa agar tetap menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung yang datang,” jelas Arbor.
Untuk pulau-pulau yang ada di Sulawesi Tenggara, BWS Sulawesi IV Kendari tidak hanya fokus menyelamatkan pantai dari abrasi, namun juga fokus membangun infrastruktur sumber daya air untuk meyiapkan kebutuhan air baku di pulau-pulau tersebut. Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN yang dilakukan secara terpadu baik penataan kawasan, juga penyediaan air baku dan air bersih ini diharapkan bisa mengangkat pesona “Bali Baru” Indonesia ke wisatawan domestik juga mancanegara. [sandro]
(ars)
Lihat Juga :