PAN Sebut Aneh Survei yang Sebut Elektabilitasnya Merosot

Senin, 26 Oktober 2020 - 21:39 WIB
loading...
PAN Sebut Aneh Survei...
Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Survei Indikator Politik menyebutkan elektabilitas Partai Amamat Nasional (PAN) mengalami penurunan dari 2% pada Juli 2020 menjadi 1,1% pada September 2020.

Survei tersebut ternyata tidak membuat terkejut Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi. Menurut dia, sejak 2004 hingga tahun 2020, hasil survei selalu menyebut elektabilitas PAN berkisar antara 1-2% saja. Meski PAN masif membuat program, tetapi ketika di survei hasilnya selalu konstan.

"Kalau berdasarkan survei yang dilakukan lembaga survei tersebut maka sejak pemilu 2009 PAN seharusnya tidak lolos parliamentary threshold (syarat ambang batas masuk parlemen)," kata Viva kepada SINDOnews, Senin (26/10/2020).(Baca juga: Elektabilitas PAN Melorot, Ini Reaksi Loyalis Zulhas vs Amien Rais )

Padahal, sambung Viva, hasil pemilu ternyata berbeda 500% dengan apa yang ada dalam survei. Karena, PAN selalu lolos ke Senayan dengan perolehan yang jauh dari hasil survei. Pemilu 2004 memperoleh suara nasional sebesar 6,44%, Pemilu 2009 sebesar 6,01%, Pemilu 2014 sebesar 7,59%, dan Pemilu 2019 sebesar 6,84%.

"Jadi, ada perbedaan sebesar 500 persen antara prediksi melalui hasil survei oleh para lembaga survei dengan hasil resmi pemilu yang ditetapkan oleh KPU. Aneh kan? Masak hasilnya berbeda 500 persen ketika PAN di survei. Apakah lembaga survei itu tidak kredibel? Tidak berlandaskan pada kaidah ilmiah?," ucapnya. (Baca: Gatot Tegaskan KAMI Tak Jadi Parpol, Loyalis Amien Yakin Bakal Gabung Partai Ummat)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved