Tak Bersuara Lagi, KAMI Hanya Seumur Jagung

loading...
Tak Bersuara Lagi, KAMI Hanya Seumur Jagung
Gatot Nurmantyo saat menghadiri Deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta, 18 Agustus 2020. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Suara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dinilai tak lagi terdengar untuk mengkritisi kebijakan pemerintah setelah sejumlah aktivis mereka ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, publik menunggu konsistensi mereka sebagai gerakan moral dan intelektual.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno tak menampik bahwa gerakan KAMI cenderung tak terdengar lagi setelah para aktivisnya ditangkap.

"Manuver mereka tak lagi kelihatan. Pertemuan atau deklarasi di beberapa daerah kini tak lagi ada," kata Adi saat dihubungi SINDOnews, Senin (26/10/2020).

(Baca juga: KAMI Terkesan Menghilang sejak Aktivisnya Ditangkap, Pengamat Sebut Sedang Atur Napas).



Selain itu, kata Adi, publik juga ingin melihat sejauh mana KAMI punya daya tahan dalam menyampaikan kebenaran yang mereka perjuangkan sejak organisasi massa itu dideklarasikan. Khususnya 'daya tahan' para tokoh sentralnya seperti Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin dkk.

(Baca juga: Pengamat: Gatot Nurmantyo dan KAMI Kurang Gereget).

"Kalau KAMI tak bersuara lagi, publik akan menilai KAMI hanya seumur jagung. Jejaknya tak berbekas," ujar analis politik asal UIN Jakarta itu.
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top