Ada Puan dan Risma, Tak Mudah Ganjar Melaju ke Pilpres

Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:11 WIB
loading...
Ada Puan dan Risma,...
Ganjar Pranowo menyapa penyandang disabilitas dalam kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional ke-27 di Gedung Wanita, Semarang, Jawa Tengah, Desember 2019. Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cukup tinggi di berbagai lembaga survei selama ini. Kendati menjadi jawara di survei, tidak mudah bagi politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengantungi tiket maju pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Ada sejumlah tantangan yang harus dilalui Ganjar, salah satunya adalah banyaknya kader terbaik di internal PDIP. "Undang-undang Pemilu belum diubah, masih ada presidential threshold, dan walaupun Pak Ganjar dari PDIP yang punya kursi terbanyak di DPR sekarang, tapi kan di internal PDIP sendiri ada banyak nama yang menurut saya bisa jadi pesaing kuat Pak Ganjar di internal PDIP seperti Bu Risma (Tri Rismaharini) atau bahkan Mbak Puan Maharani sebagai putri mahkota dari PDIP," tutur Direktur Eksekutif Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Kunto Adi Wibowo kepada SINDOnews, Sabtu 24 Oktober 2020.

Dia mengakui, Ganjar Pranowo punya prestasi dalam menangani Covid-19 di Jawa Tengah. "Nah permasalahannya sampai sejauh mana prestasi ini dipertahankan sampai nanti 2024, itu jadi kendala tersendiri," ungkapnya.

Apalagi, kata dia, banyak kepala daerah lain yang menjadi saingan Ganjar Pranowo menuju Pilpres 2024. "Belum lagi eks menteri atau calon-calon lain dengan background lain yang mungkin juga punya agenda menuju RI1 dan pertarungan kompetisi ini akan semakin sengit," tuturnya.(Baca juga: Menakar Peluang Anies Baswedan Melaju di Pilpres 2024 )

Selain itu, kata dia, sangat mungkin bahwa masyarakat pemilih nantinya akan mengevaluasi caranya memilih pemimpin, alias tidak lagi atas dasar media darling.

"Seperti yang dilakukan Pak Jokowi pada tahun 2014, sangat mungkin pemilih kemudian mengevaluasi cara memilih mereka dan akan mencari faktor-faktor lain yang mungkin menjadi kekurangan Pak Jokowi yang akhirnya pilihan publik di 2024," lanjutnya( Baca juga: Ditanya soal Capres, Ganjar Pranowo Lebih Senang Bicara Covid-19 )

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Cecep Hidayat berpendapat, Ganjar Pranowo ke depan harus mendapatkan momentum politik. "Menciptakan lah, merebut momentum itu, sehingga kemudian bisa dikenal bukan cuma masyarakat Jawa Tengah, tapi masyarakat Indonesia," ucap Cecep dihubungi terpisah.

Adapun kelompok masyarakat anti Pemerintahan Jokowi yang mendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019 lalu dinilai bukan salah satu tantangan bagi Ganjar. Karena, polarisasi masyarakat terbelah dua akan terus terjadi selama kandidatnya hanya dua pasangan calon.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Clara Shinta dan Muhammad...
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Rujuk, Gugatan Cerai Resmi Dicabut
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved