Politikus Demokrat: NU Organisasi Besar, Mudah-mudahan Maafkan Gus Nur
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:04 WIB
loading...
Sugi Nur Rahaja atau dikenal Gus Nur ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di rumahnya di Malang, Jawa Timur, Sabtu 24 Oktober 2020. Foto/dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sugi Nur Rahaja atau dikenal Gus Nur ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di rumahnya di Malang, Jawa Timur, Sabtu 24 Oktober 2020.
Gus Nur ditangkap atas pernyataanya dalam sebuah video yang diduga berisi ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU)
Kasus Gus Nur dikomentari politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Sebagai organisasi besar, NU diharapkannya dapat memaafkan Gus Nur,(Baca juga: Bareskrim Tetapkan Gus Nur Tersangka Ujaran Kebencian dan Penghinaan )
Menurut Ketua Bappilu Partai Demokrat ini, pemberiaan maaf NU nantinya akan dicatat oleh sejarah.
"NU itu organisasi besar. Mudah-mudahan masih memberi ruang maaf pada Gus Nur. Saya percaya akan dimaafkan. Dengan memaafkan berarti NU akan dicatat sejarah mampu keluar dari pertarungan tidak sepadan. NU bukan padanan Gus Nur," kata Andi melalui akun Twitternya @AndiArief_, Sabtu 24 Oktober 2020.
Gus Nur ditangkap atas pernyataanya dalam sebuah video yang diduga berisi ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU)
Kasus Gus Nur dikomentari politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Sebagai organisasi besar, NU diharapkannya dapat memaafkan Gus Nur,(Baca juga: Bareskrim Tetapkan Gus Nur Tersangka Ujaran Kebencian dan Penghinaan )
Menurut Ketua Bappilu Partai Demokrat ini, pemberiaan maaf NU nantinya akan dicatat oleh sejarah.
"NU itu organisasi besar. Mudah-mudahan masih memberi ruang maaf pada Gus Nur. Saya percaya akan dimaafkan. Dengan memaafkan berarti NU akan dicatat sejarah mampu keluar dari pertarungan tidak sepadan. NU bukan padanan Gus Nur," kata Andi melalui akun Twitternya @AndiArief_, Sabtu 24 Oktober 2020.
Lihat Juga :