Tanpa Intervensi dan Disiplin, Covid-19 Baru Terkendali Awal 2022
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
“Nah kalau yang hijau, memang betul selesainya sih mungkin sama saja di 2021. Cuma puncaknya lebih rendah. Kalau puncaknya lebih rendah berarti kasus lebih sedikit, kasus berat lebih sedikit, kasus kematian lebih sedikit, beban pelayanan kesehatan juga lebih sedikit,” jelas Iwan.
Iwan pun menegaskan jika kita kembali hidup seperti sebelum ada Covid-19 maka puncak kurva kasus Covid-19 akan lebih tinggi lagi. “Kalau kita abai, kita kembali mencoba hidup seperti sebelum ada Covid-19 ini, ya kita akan mengalami yang merah. Dimana puncaknya akan jauh lebih tinggi, kalau yang merah itu fasilitas kesehatan kita tidak akan sanggup untuk menampung beban pasien Covid-19 yang perlu perawatan yang berat dan perlu ventilator,” tegasnya.
Iwan juga meminta semua pihak agar membuat rencana jangka panjang hingga 2022 untuk menangani Covid-19. “Jadi seperti ini modelnya. Jadi kita harus mengusahakan kita bisa mengikuti yang hijau. Dan kita mesti tahu juga bahwa kita masih lama, baru kita bisa menyelesaikan wabah ini. Sehingga artinya kita harus membuat rencana jangka panjang. Bukan jangka pendek, jangka panjang sampai 2022 untuk menangani Covid-19 ini.”
Iwan pun menegaskan jika kita kembali hidup seperti sebelum ada Covid-19 maka puncak kurva kasus Covid-19 akan lebih tinggi lagi. “Kalau kita abai, kita kembali mencoba hidup seperti sebelum ada Covid-19 ini, ya kita akan mengalami yang merah. Dimana puncaknya akan jauh lebih tinggi, kalau yang merah itu fasilitas kesehatan kita tidak akan sanggup untuk menampung beban pasien Covid-19 yang perlu perawatan yang berat dan perlu ventilator,” tegasnya.
Iwan juga meminta semua pihak agar membuat rencana jangka panjang hingga 2022 untuk menangani Covid-19. “Jadi seperti ini modelnya. Jadi kita harus mengusahakan kita bisa mengikuti yang hijau. Dan kita mesti tahu juga bahwa kita masih lama, baru kita bisa menyelesaikan wabah ini. Sehingga artinya kita harus membuat rencana jangka panjang. Bukan jangka pendek, jangka panjang sampai 2022 untuk menangani Covid-19 ini.”
(muh)
Lihat Juga :