Pandemi COVID-19 Momentum Indonesia untuk Mandiri

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:11 WIB
loading...
Pandemi COVID-19 Momentum...
Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati mengatakan mereka ini harus terus didorong dan difasilitasi oleh pemerintah agar terus berkarya. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 tidak melulu membuat berhenti beraktivitas. Pandemi ini justru memacu para akademisi di perguruan tinggi dan peneliti di sejumlah lembaga untuk berinovasi menciptakan alat kesehatan (alkes), obat, dan vaksin COVID-19 .

Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati mengatakan mereka ini harus terus didorong dan difasilitasi oleh pemerintah agar terus berkarya. Pemerintah bisa mengerahkan badan usaha milik negara (BUMN) bidang kesehatan untuk menjadi fasilitator buat karya-karya anak bangsa itu. (Baca juga: Pengetesan Spesimen COVID-19 Lampaui Standar WHO, Doni: Berada Pada Posisi 82,51%)

“BUMN, seperti Bio Farma, Kimia Farma, dan Indofarma itu bisa menjual produk-produk dari perguruan tinggi kita (dalam negeri),” ujarnya Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu saat dihubungi SINDOnews, Kamis (22/10/2020).

Saat pandemi ini, akademisi dan para peneliti telah menciptakan ventilator, rapid tes, dan pendeteksi COVID-19 bernama GeNose. Hanya untuk pengembangan vaksin Indonesia sedikit tertinggal dengan negara lain.

“Untuk vaksin butuh waktu lama di dalam uji klinis sehingga kita menyetujui di masa transisi ini menggunakan Sinovac. Akan tetapi, vaksin merah putih harus tetap dilanjutkan,” tuturnya.

Di luar kerja keras dan usaha para akademisi dan peneliti itu, Kurniasih mengkritik pemerintah yang gagap menghadapi situasi pandemi COVID-19. Indonesia sudah terlalu lama bergantung pada produk luar.

“Ketika dari luar tidak bisa suplai, kita kelabakan. Ini tidak boleh terulang. Ini harus menjadi momen pembelajaran berarti buat Indonesia. Indonesia mampu (berkarya) karena memiliki anak bangsa yang berkualitas, cerdas, kreatif, dan inovatif,” jelasnya.

Dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menginstruksikan jajarannya agar menyukseskan kemandirian bangsa dalam membuat alat kesehatan dan vaksin di masa pandemi. Juga untuk mengelola dan memproduksi barang lainnya di luar bidang kesehatan. (Baca juga: Minta Daerah Antisipasi Penyebaran COVID-19 Saat Libur Panjang, Ini 11 Arahan Mendagri)

“Di masa pandemi ini banyak UMKM yang muncul dan menghasilkan produk lain, seperti masker dan lainnya. Tidak hanya kesehatan saja, tetapi Indonesia harus didorong mampu mandiri memenuhi kebutuhan-kebutuhan kehidupan (lain),” pungkas Kurniasih.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekomendasi
Cara Praktis Pemesanan...
Cara Praktis Pemesanan Tiket Pesawat untuk Efisiensi Perjalanan Bisnis
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Berita Terkini
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved