Lemhanas: Globalisasi Sedang Runtuh, Ultra-Nasionalisme Bangkit

Kamis, 22 Oktober 2020 - 19:51 WIB
loading...
A A A
Selain itu, Dadan menganggap, globalisasi sekarang sedang runtuh dan setiap negara berusaha menemukan cara untuk bertahan hidup dan melindungi rakyatnya sendiri. Di sisi lain, globalisasi kehilangan kekuatan, dan manajemen negara kembali fokus kepada kepentingan nasional masing-masing.

(Baca: Gubernur Lemhanas Bicara Omnibus Law dan Aksi Demonstrasi)

"Di tengah semua ini, proteksionisme dan ultra-nasionalisme bangkit, pasar global hancur dan kepercayaan kepada aktor supra-nasional berkurang," ujarnya.

Menurut Dadan, melihat kondisi yang demikian, tak ada cara lain bagi Indonesia untuk fokus memperkuat ketahanan nasional. Caranya antara lain dengan memperkuat solidaritas atas sesama, dan menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok atau golongan. "Tak bisa dipungkiri pandemi covid-19 akan mempercepat perpindahan kekuasaan dari barat ke timur," pungkas dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Pidato Ekonomi Presiden:...
Pidato Ekonomi Presiden: Antara Optimisme dan Realitas Pertumbuhan
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Beri Arahan Retreat Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Gerbang Indonesia Dilantik...
Gerbang Indonesia Dilantik di Kemhan, Siap Bela Negara untuk Indonesia Maju
Rektor: Praja IPDN Harus...
Rektor: Praja IPDN Harus Bisa Beradaptasi di Era Globalisasi
Digitalisasi dan Efisiensi...
Digitalisasi dan Efisiensi Ekonomi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, Kemendagri Gelar Garuda Youth Camp 2026 Pelajar SMA/SMK se-Jabodetabek
Model Globalisasi Lama...
Model Globalisasi Lama yang Dipimpin AS dan UE Sudah Berakhir, Ini 3 Penyebabnya
Anak Muda Jakarta Didorong...
Anak Muda Jakarta Didorong Lestarikan Budaya Betawi di Tengah Arus Globalisasi
Rekomendasi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berita Terkini
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Infografis
Elon Musk: Amerika Serikat...
Elon Musk: Amerika Serikat sedang Menuju Kebangkrutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved