Silaturahmi Kebangsaan Mampu Perkuat Persatuan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
”Yang tentunya sebagai anak bangsa kita harus sama-sama menyeimbangkan hal ini, sebagai sesama anak bangsa yang hidup di indonesia ini,” ucapnya.
Sementara itu, pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfud juga menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Boy Rafli ke Ponpes Tebuireng. Menurut dia, hal ini adalah suatu silaturahim yang sangat berharga bagi bangsa ini. Silaturahim yang akan menghasilkan suatu sinergi yang baik untuk ke depan.
”Karena di Ponpes, pelajaran-pelajaran mengenai ukhuwah itu merupakan suatu perintah. Kita mempelajari mengenai ukhuwah ini, bagaimana bersilaturahim atau bagaimana kita mempertahankan dan menjaga kekerabatan yang ada,” ujar KH. Abdul Hakim Mahfud.
Oleh karena itu, Gus Kikin mengungkapkan bahwa hal-hal itulah yang sebetulnya dapat mencegah daripada permusuhan. Karena itu sangat mendasar di dalam pelajaran agama Islam sehingga ini dapat menjadi sinergi yang sangat baik.
”Kita harus cepat memformulasikan nilai-nilai yang ada di dalam pendidikan agama supaya bisa diaplikasikan dan dikomunikasikan secara nyata kepada masyarakat,” ujarnya. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
Sementara itu, pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfud juga menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Boy Rafli ke Ponpes Tebuireng. Menurut dia, hal ini adalah suatu silaturahim yang sangat berharga bagi bangsa ini. Silaturahim yang akan menghasilkan suatu sinergi yang baik untuk ke depan.
”Karena di Ponpes, pelajaran-pelajaran mengenai ukhuwah itu merupakan suatu perintah. Kita mempelajari mengenai ukhuwah ini, bagaimana bersilaturahim atau bagaimana kita mempertahankan dan menjaga kekerabatan yang ada,” ujar KH. Abdul Hakim Mahfud.
Oleh karena itu, Gus Kikin mengungkapkan bahwa hal-hal itulah yang sebetulnya dapat mencegah daripada permusuhan. Karena itu sangat mendasar di dalam pelajaran agama Islam sehingga ini dapat menjadi sinergi yang sangat baik.
”Kita harus cepat memformulasikan nilai-nilai yang ada di dalam pendidikan agama supaya bisa diaplikasikan dan dikomunikasikan secara nyata kepada masyarakat,” ujarnya. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
(dam)
Lihat Juga :