Epidemiolog UI Pandu Riono: Pandemi Ini Berakhirnya Lama Sekali

Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:17 WIB
loading...
Epidemiolog UI Pandu...
Epidemiolog Pandu Riono mengingatkan pandemi Covid-19 bisa berlangsung hingga lima tahun ke depan. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia belum juga bisa mengendalikan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir delapan bulan. Epidemiolog Pandu Riono mengingatkan pandemi Covid-19 ini bisa berlangsung hingga lima tahun ke depan.

Pandu mengatakan, pandemi yang tidak bisa dikendalikan membuat Indonesia berada dalam situasi yang tidak pasti. Dia mengkritik mengenai pernyataan-pernyataan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dengan cepat.

Dosen Universitas Indonesia (UI) itu menilai, kata-kata 'mengakhiri' hanya untuk pembenaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 270 daerah tahun ini. " Pandemi ini berakhirnya lama sekali. Yang terpenting itu terkendali. Banyak negara tetangga di Asia sudah berhasil mengendalikan," ujarnya dalam diskusi daring 'Pilkada Serentak 2020 dalam Perspektif HAM', Selasa (20/10/2020).

(Baca juga: Indonesia Butuh 540 Juta Vaksin Covid-19 ).

Artinya, mereka bisa menekan kasus positif Covid-19 serendah mungkin. Misalnya, kasus positif di Malaysia sebanyak 22.225, sembuh 14.351, dan meninggal dunia 193 orang. Sedangkan, di Vietnam jumlah kasus positif 1.141, sembuh 1.046, dan meninggal dunia 35 orang.

"Bahkan, ada beberapa negara mencapai titik terendah, tidak ditemukan kasus. Alangkah malangnya kita sebagai negara besar belum berhasil. Sementara itu, kita punya agenda besar, termasuk pilkada," tutur Pandu .

(Baca juga: Uji Fase Tiga Vaksin Covid-19 ).

Beberapa agenda sudah dirancang sebelum pandemi Covid-19 merebak di Tanah Air. Pandu menerangkan, pemerintah seharusnya segera mengubah aturan dan pola pembangunan karena pandemi Covid-19 akan panjang.

"Sayangnya, kita tak punya plan. Kalau kita mau pilkada, Maret bikin plan dan Agustus (sudah turun) sehingga kegiatan pendaftaran kondisinya akan berbeda (dengan kemarin). Walaupun masih tetap ada pandemi," jelasnya.

Pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) keukeuh melanjutkan tahapan pilkada dan puncaknya, pemungutan suara pada 9 Desember nanti. Pandu menjelaskan melaksanakan pilkada dengan pandemi Covid-19 yang belum terkendali sangat berisiko tinggi.

"Bukan hanya publik, tetapi paslon, pendukung, panitia, Bawaslu, semua itu berisiko dibandingkan masyarakat. Semua yang terlibat (dalam pilkada) mempunyai perlindungan lebih dibandingkan yang tidak. Harus ada perlindungan dengan menggunakan APD," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Musim Hujan Tiba, Waspadai...
Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit dan Terapkan Tips Kesehatan dari Pakar Epidemiologi
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Berita Terkini
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved