Antisipasi Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang, Ini Arahan Satgas bagi Masyarakat
Selasa, 20 Oktober 2020 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Antisipasi yang dilakukan pemerintah bukan tanpa alasan. Sebagaimana pengalaman sebelumnya seringkali ibur panjang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus.
"Libur panjang terbukti berdampak pada kenaikan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadi kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan. Selain itu ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan," katanya.
Misalnya saja saat Idul Fitri bulan Mei lalu terjadi kenaikan jumlah kasus harian sebesar 69% hingga 93%. Kenaikan kasus terjadi ini dalam rentang waktu 10-14 hari setelah libur panjang. Hal serupa juga terjadi saat libur panjang tahun baru Islam Agustus lalu. Dimana terjadi kenaikan kasus harian dan kumulatif mingguan antara 58% sampai 118% dalam kurun waktu 10-14 hari setelah liburan. (Baca juga: Cegah Klaster Libur Panjang, Tito Karnavian: Lebih Baik Beres-beres di Rumah)
"Selain itu, terjadi juga kenaikan absolute positivity rate atau hasil tes positif yang naik 3,9% dalam dua minggu di tingkat nasional," pungkasnya.
"Libur panjang terbukti berdampak pada kenaikan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadi kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan. Selain itu ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan," katanya.
Misalnya saja saat Idul Fitri bulan Mei lalu terjadi kenaikan jumlah kasus harian sebesar 69% hingga 93%. Kenaikan kasus terjadi ini dalam rentang waktu 10-14 hari setelah libur panjang. Hal serupa juga terjadi saat libur panjang tahun baru Islam Agustus lalu. Dimana terjadi kenaikan kasus harian dan kumulatif mingguan antara 58% sampai 118% dalam kurun waktu 10-14 hari setelah liburan. (Baca juga: Cegah Klaster Libur Panjang, Tito Karnavian: Lebih Baik Beres-beres di Rumah)
"Selain itu, terjadi juga kenaikan absolute positivity rate atau hasil tes positif yang naik 3,9% dalam dua minggu di tingkat nasional," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :