TGPF Intan Jaya Selesai Tugas, Pulihkan Kepercayaan Papua Pada Negara

Selasa, 20 Oktober 2020 - 15:18 WIB
loading...
TGPF Intan Jaya Selesai...
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya Papua sudah menyelesaikan investigasi lapangan terkait beberapa kasus penembakan yang terjadi pada September lalu. FOTO/DOK.KEMENKO POLHUKAM
A A A
JAKARTA - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya Papua sudah menyelesaikan investigasi lapangan terkait beberapa kasus penembakan yang terjadi pada September lalu. Para tokoh Papua yang dilibatkan menjadi anggota TGPF, mengatakan upaya yang mereka lakukan telah menyeluruh.

Anggota TGPF dari unsur Tokoh Pemuda Papua, Victor Abraham Abaidata menuturkan, hal-hal yang dilakukan oleh TGPF di Papua merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki keadaan Papua dan memulihkan kepercayaan masyarakat Papua terhadap pemerintah itu sendiri.

"Pendekatan pembangunan terhadap manusia itu jauh lebih penting. Sehingga apa yang dilakukan oleh TGPF adalah bagian dari pintu masuk untuk memulihkan keadaan Papua, untuk memulihkan kembali kepercayaan orang Papua terhadap negara, terhadap pemerintah," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2020). (Baca juga: Mahfud MD Sebut TGPF Intan Jaya Ditembaki dari Atas dan Bawah )

Sementara itu, anggota TGPF lainnya, Tokoh Agama Intan Jaya, Pendeta Henok Bagau, menilai upaya pengungkapan fakta seperti yang dilakukan akan membuat warga Papua semakin percaya kepada pemerintah pusat. Di dalam tim investigasi, Henok mengaku bekerja sama baik dengan unsur TNI, Polri, dan BIN, yang sedikit pun tidak membatasi dirinya untuk bersuara.

"Ini merupakan satu terobosan dalam sejarah masyarakat Papua. Kami melihat bahwa tim yang dibentuk benar-benar independen, tidak berpihak pada siapa pun dan sungguh-sungguh mengikuti hati nurani dan fakta yang ada," katanya.

Kemudian, Sekjen Dewan Presidium Papua, Taha Alhamid mengaku senang dengan cara kerja dan hasil-hasil yang dicapai oleh tim. Taha yang juga adalah tokoh Muslim Papua pun mengapresiasi unsur TNI di dalam tim, di mana tokoh-tokoh Papua bisa duduk berdampingan dan saling percaya kepada aparat keamanan. (Baca juga: Dosen UGM Anggota TGPF Jadi Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Papua )

Di kesempatan yang sama, mantan Duta Besar Indonesia di PBB, Makarim Wibisono menilai arti strategis upaya pemerintah ini dari sisi Hak Asasi Manusia (HAM). Menurutnya, cara penyelesaian yang dilakukan akan mampu memperbaiki nama Indonesia di bidang HAM, ditambah tokoh-tokoh yang terlibat di dalam tim dipercaya publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu: Tak Ada Korban...
Kemlu: Tak Ada Korban WNI dalam Insiden Penembakan di Masjid San Diego California
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
Penembakan di Washington...
Penembakan di Washington Hilton, Menakar Efektivitas Komunikasi Donald Trump
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Cegah Eskalasi Kekerasan,...
Cegah Eskalasi Kekerasan, Pemerintah Diminta Buat Resolusi Konflik Papua
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Rekomendasi
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved