Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, COVID-19 Pengaruhi Kehidupan Sosial-Politik
Selasa, 20 Oktober 2020 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjut Fadhli, sektor politik juga ikut mewarnai 1 tahun Jokowi-Ma'ruf. Salah satunya penangkapan dan pemenjaraan aktivis sejak pemerintahan ini berjalan perlu menjadi koreksi bersama di tengah perkembangan demokrasi Tanah Air. "Layaknya sebuah negara demokrasi, maka gerakan penyeimbang dan kritis perlu mendapat ruang lebar dalam hal membangun bangsa ke depan," ujar dia. (Baca juga: Setahun Pertama Jokowi Melawan Arus )
Masih soal politik, Fadhli menyatakan, kurang lebih sebulan lagi Indonesia akan dihadapkan dengan salah satu rutinitas politik yakni, Pilkada serentak 2020 di 270 wilayah/daerah. Pilkada kali ini akan menjadi yang pertama kali di tengah keterbatasan, lantaran adanya wabah COVID-19.
Untuk itu, alumnus UIN Jakarta ini menyarankan perlu ada langkah taktis maupun strategis dari seluruh stakeholder guna menyukseskan pesta demokrasi lokal tersebut. Pemerintah dan penyelenggara pilkada harus betul-betul meyakinkan masyarakat untuk datang ke TPS dan memilih pemimpinnya.
"Jangan sampai Pilkada serentak menjadi klaster baru penyebaran COVID, karena lemahnya penegakan protokol kesehatan atau menjadi ajang jual beli suara karena lemahnya pengawasan," katanya.
Masih soal politik, Fadhli menyatakan, kurang lebih sebulan lagi Indonesia akan dihadapkan dengan salah satu rutinitas politik yakni, Pilkada serentak 2020 di 270 wilayah/daerah. Pilkada kali ini akan menjadi yang pertama kali di tengah keterbatasan, lantaran adanya wabah COVID-19.
Untuk itu, alumnus UIN Jakarta ini menyarankan perlu ada langkah taktis maupun strategis dari seluruh stakeholder guna menyukseskan pesta demokrasi lokal tersebut. Pemerintah dan penyelenggara pilkada harus betul-betul meyakinkan masyarakat untuk datang ke TPS dan memilih pemimpinnya.
"Jangan sampai Pilkada serentak menjadi klaster baru penyebaran COVID, karena lemahnya penegakan protokol kesehatan atau menjadi ajang jual beli suara karena lemahnya pengawasan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :