PPP Dinilai Berpeluang Diminati Kalangan Milenial, Ini Alasannya
Minggu, 18 Oktober 2020 - 18:57 WIB
loading...
Webinar yang digelar oleh Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dengan tema Transformasi PPP Sebagai Partai Politik Modern yang Ramah Milenial, Minggu (18/10/2020).
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Agustyati menilai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai partai yang progresif.
Hal tersebut terlihat dari hasil Pemilu 2014, PPP bisa menempatkan keterwakilan perempuan pada pemilu.
"Itu bisa dilihat di perwakilan kalangan perempuan yang banyak menjadi calon anggota legislatif di nomor urut 1 pada saat pemilu 2014," tutur Khoirinnisa dalam acara Webinar yang digelar oleh Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dengan tema Transformasi PPP Sebagai Partai Politik Modern yang Ramah Milenial, Minggu (18/10/2020).
Dia mengatakan, progresifnya PPP itu diharapkan juga bisa berlaku pada saat ini, agar PPP bisa menempatkan generasi muda dengan porsi yang lebih banyak untuk kalangan muda di partai berlambang Kakbah tersebut.
"Para kader muda PPP juga harus dilibatkan dan mendapatkan ruang di partai ini, di antaranya melalui masuknya kader muda di kepengurusan partai," ungkap perempuan yang akrab disapa Ninis ini.
Namun yang menjadi tantangan partai politik di Indonesia termasuk PPP adalah partai politik itu sendiri saat ini disibukan dengan bagaimana cara nya agar bisa bertahan atau agar bisa ikut berkompetisi di pemilu.
Hal tersebut terlihat dari hasil Pemilu 2014, PPP bisa menempatkan keterwakilan perempuan pada pemilu.
"Itu bisa dilihat di perwakilan kalangan perempuan yang banyak menjadi calon anggota legislatif di nomor urut 1 pada saat pemilu 2014," tutur Khoirinnisa dalam acara Webinar yang digelar oleh Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) dengan tema Transformasi PPP Sebagai Partai Politik Modern yang Ramah Milenial, Minggu (18/10/2020).
Dia mengatakan, progresifnya PPP itu diharapkan juga bisa berlaku pada saat ini, agar PPP bisa menempatkan generasi muda dengan porsi yang lebih banyak untuk kalangan muda di partai berlambang Kakbah tersebut.
"Para kader muda PPP juga harus dilibatkan dan mendapatkan ruang di partai ini, di antaranya melalui masuknya kader muda di kepengurusan partai," ungkap perempuan yang akrab disapa Ninis ini.
Namun yang menjadi tantangan partai politik di Indonesia termasuk PPP adalah partai politik itu sendiri saat ini disibukan dengan bagaimana cara nya agar bisa bertahan atau agar bisa ikut berkompetisi di pemilu.
Lihat Juga :