Prof Rochmat Wahab, Akademisi NU yang Menjadi Salah Satu Tokoh Sentral KAMI

loading...
Prof Rochmat Wahab, Akademisi NU yang Menjadi Salah Satu Tokoh Sentral KAMI
Rochmat Wahab, Gatot Nurmantyo, dan Din Syamsuddin. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Selain Gatot Nurmantyo (tokoh nasionalis) dan Prof Din Syamsuddin (tokoh Muhammadiyah), ada satu nama pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dianggap mewakili Nahdlatul Ulama (NU). Dia adalah Prof Rochmat Wahab.

Prof Rochmat Wahab dikenal sebagai akademisi dan seorang yang berjuang menegakkan khittah Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komite Khittah Nahdlatul Ulama 1926. Ketua PWNU DIY periode 2011-2016 ini didaulat para kiai dan habaib untuk memimpin Komite Khittah Nahdlatul Ulama 1926, dalam musyawarah di PP HAQ-An-Nahdliyah, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2020).

Selain itu, Rochmat Wahab juga dikenal sebagai akademisi. Pria kelahiran Jombang, 10 Januari 1957 ini adalah guru besar dalam bidang ilmu pendidikan anak berbakat pada Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

(Baca juga: Petinggi dan Anggota KAMI Ditangkap, Ini Pernyataan Sikap Gatot Nurmantyo, Din, dan Rochmat Wahab).



Dia juga menjabat sebagai rektor Universitas Negeri Yogyakarta periode 2009-2017. Selain itu, Ketua III Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) masa bakti 2014-2019, Ketua Umum Asosiasi Profesi Pendidikan Khusus Indonesia (APPKhI) periode 2011-2016.

Rochmat Wahab juga pernah menjadi Ketua Umum Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tingggi Negeri (2015), Ketua Forum Rektor Indonesia (2015-2016), dan Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia tahun 2017.

Sejak awal, Prof Rochmat Wahab terlibat aktif di KAMI. Ketokohannya di KAMI semakin terlihat saat dia menjadi salah satu Presidium KAMI. Dua Presidium lainnya adalah Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin.



"Beliau (Prof Rochmat Wahab) adalah tokoh NU. Keberadaannya di KAMI saling melengkapi dengan dua tokoh lainnya yakni Pak Gatot Nurmantyo yang dikenal sebagai nasional dan Prof Din Syamsuddin yang merupakah tokoh Muhammadiyah," ujar Andrianto, salah satu deklarator KAMI.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top