Budayakan Pakai Masker untuk Redam Penyebaran Covid-19
Kamis, 15 Oktober 2020 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau di pesantren biasanya kita bilang itu perintah dari kiai. Kalau di pasar, kita menyadarkan pedagang atau pembeli dan bekerja sama asosiasi pengelola pasar (Asprindo),” jelasnya.
Di pasar selama ini diketahui banyak pedagang tidak menyadari pentingnya memakai masker . Padahal, jika ada satu pedagang positif, maka pasar akan ditutup. “Intinya, kita fokus saja bagaimana mengubah perilaku masyarakat dari tidak pakai masker menjadi pakai masker. Sekarang ini vaksin yang sudah tersedia adalah masker,” tukasnya.
Di Bawah Rata-Rata Dunia
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, secara nasional persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dibanding rata-rata dunia.
Menurut Dewi, secara persentase dari jumlah kasus orang yang terkena Covid-19 dibagi dengan jumlah orang yang sembuh juga terus mengalami penurunan. Kasus aktif di Indonesia berada di angka 19,17%, sementara persentase dunia mencapai 22,08%.
“Sebetulnya secara proporsi (kasus aktif) terus mengalami penurunan ya. Artinya, ada jumlah orang yang sedang sakit dibagi dengan jumlah orang yang terinfeksi per 14 Oktober ini 19,17%,” ungkap Dewi dalam diskusi “Covid-19 Dalam Angka” di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, kemarin. (Lihat videonya: Sejumlah Aktivis dan Petinggi KAMI Ditangkap Polisi)
Meski rata-rata kasus aktif secara nasional berada di bawah rata-rata dunia, namun jumlah rata-rata kasus aktif Covid-19 di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia justru sebaliknya. Dewi menyebut, ada 49,03% atau sekitar 252 dari 514 kabupaten/kota memiliki kasus aktif Covid-19 di atas rata-rata dunia.
Sisanya, 248 kabupaten/kota atau sekitar 48,25 % kasus aktifnya di bawah rata-rata dunia, bahkan 14 lainnya tidak tercatat ada kasus aktif Covid-19. “Ada 14 kabupaten dan kota tidak tercatat kasus atau tidak ada kasus aktifnya. Tentu kasus aktifnya nol di sana,” jelas Dewi. (Binti Mufarida/Faorick Pakpahan)
Di pasar selama ini diketahui banyak pedagang tidak menyadari pentingnya memakai masker . Padahal, jika ada satu pedagang positif, maka pasar akan ditutup. “Intinya, kita fokus saja bagaimana mengubah perilaku masyarakat dari tidak pakai masker menjadi pakai masker. Sekarang ini vaksin yang sudah tersedia adalah masker,” tukasnya.
Di Bawah Rata-Rata Dunia
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, secara nasional persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dibanding rata-rata dunia.
Menurut Dewi, secara persentase dari jumlah kasus orang yang terkena Covid-19 dibagi dengan jumlah orang yang sembuh juga terus mengalami penurunan. Kasus aktif di Indonesia berada di angka 19,17%, sementara persentase dunia mencapai 22,08%.
“Sebetulnya secara proporsi (kasus aktif) terus mengalami penurunan ya. Artinya, ada jumlah orang yang sedang sakit dibagi dengan jumlah orang yang terinfeksi per 14 Oktober ini 19,17%,” ungkap Dewi dalam diskusi “Covid-19 Dalam Angka” di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, kemarin. (Lihat videonya: Sejumlah Aktivis dan Petinggi KAMI Ditangkap Polisi)
Meski rata-rata kasus aktif secara nasional berada di bawah rata-rata dunia, namun jumlah rata-rata kasus aktif Covid-19 di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia justru sebaliknya. Dewi menyebut, ada 49,03% atau sekitar 252 dari 514 kabupaten/kota memiliki kasus aktif Covid-19 di atas rata-rata dunia.
Sisanya, 248 kabupaten/kota atau sekitar 48,25 % kasus aktifnya di bawah rata-rata dunia, bahkan 14 lainnya tidak tercatat ada kasus aktif Covid-19. “Ada 14 kabupaten dan kota tidak tercatat kasus atau tidak ada kasus aktifnya. Tentu kasus aktifnya nol di sana,” jelas Dewi. (Binti Mufarida/Faorick Pakpahan)
(ysw)
Lihat Juga :