Skenario Penanganan Potensi Multibencana di Tengah Pandemi Dimatangkan
Rabu, 14 Oktober 2020 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi yang perlu diwaspadai di bulan Desember, mulai dari ujung utara Sumatera, Aceh, terus ke bawah. Khususnya pantai barat ke Lampung, masuk ke Jawa, Nusa Tenggara, bagian tengah Papua, sampai Papua Utara, sampai Sulawesi hampir merata,” ucapnya. (Baca juga: Harga Vaksin Covid di Indonesia Sekitar Rp200 Ribu)
Asuransi untuk Pertanian
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah mempersiapkan skema asuransi untuk pertanian dan perikanan yang terdampak bencana. Hal ini bersamaan dengan peringatan BMKG bahwa dalam beberapa waktu ke depan curah hujan di Indonesia akan tinggi sehingga potensi bencana hidrometeorologi akan meningkat.
Satu di antara bencana hidrometeorologi adalah banjir. Bencana banjir bisa mengancam hasil panen pertanian dan perikanan. “Ibu Sri Mulyani sudah menjelaskan bahwa sekarang sudah dibuat satu fund untuk itu (pertanian dan perikanan). Memang masih difinalisasi sehingga kalau ada bencana, asuransi ini bisa membantu,” katanya seusai rapat terbatas, Selasa (13/10/2020).
Pada kesempatan itu, Luhut mengingatkan bahwa curah hujan Indonesia bisa naik hingga 40% dari biasanya. Hal ini karena ada La Nina. (Lihat videonya: Sejumlah Aktivis dan Petinggi KAMI Ditangkap Polisi)
“Nah, dilaporkan tadi adalah bahwa selama enam bulan ke depan ini. Itu karena La Nina di Pasifik itu akan berpengaruh hujan di Indonesia. Dan, hujan di Indonesia ini akan, curahnya akan, bisa naik sampai 40%. Dan, itu membuat supaya kita melakukan antisipasi,” ungkapnya. (Dita Angga)
Asuransi untuk Pertanian
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah mempersiapkan skema asuransi untuk pertanian dan perikanan yang terdampak bencana. Hal ini bersamaan dengan peringatan BMKG bahwa dalam beberapa waktu ke depan curah hujan di Indonesia akan tinggi sehingga potensi bencana hidrometeorologi akan meningkat.
Satu di antara bencana hidrometeorologi adalah banjir. Bencana banjir bisa mengancam hasil panen pertanian dan perikanan. “Ibu Sri Mulyani sudah menjelaskan bahwa sekarang sudah dibuat satu fund untuk itu (pertanian dan perikanan). Memang masih difinalisasi sehingga kalau ada bencana, asuransi ini bisa membantu,” katanya seusai rapat terbatas, Selasa (13/10/2020).
Pada kesempatan itu, Luhut mengingatkan bahwa curah hujan Indonesia bisa naik hingga 40% dari biasanya. Hal ini karena ada La Nina. (Lihat videonya: Sejumlah Aktivis dan Petinggi KAMI Ditangkap Polisi)
“Nah, dilaporkan tadi adalah bahwa selama enam bulan ke depan ini. Itu karena La Nina di Pasifik itu akan berpengaruh hujan di Indonesia. Dan, hujan di Indonesia ini akan, curahnya akan, bisa naik sampai 40%. Dan, itu membuat supaya kita melakukan antisipasi,” ungkapnya. (Dita Angga)
(ysw)
Lihat Juga :