Antisipasi Bencana saat Pandemi, Kapasitas Tenda Pengungsi Bakal Dikurangi

Selasa, 13 Oktober 2020 - 14:40 WIB
loading...
Antisipasi Bencana saat...
Mensos Juliari P Batubara mengatakan bahwa kapasitas tenda pengungsi bencana alam akan dikurangi saat pandemi COVID-19. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial ( Mensos ) Juliari P Batubara memastikan bahwa penanganan pengungsi terdampak bencana di saat pandemi COVID-19 ini akan berbeda. Hal ini disampaikannya sebagai antisipasi meningkatnya curah hujan sepanjang akhir 2020 hingga awal 2021 yang berpotensi menimbulkan bencana banjir .

"Apabila terjadi bencana teknis untuk lokasi pengungsian sehubungan masih saat pandemi sekarang. Tentunya akan berbeda dengan lokasi pengungsian pada saat normal," katanya seusai rapat terbatas, Selasa (13/10/2020).

Dia menyebut salah satu hal yang akan berbeda adalah terkait kapasitas tenda pengungsi. Dia mengatakan bahwa jumlah pengungsi dalam satu tenda nantinya akan dikurangi. (Baca juga: Menko Luhut Minta Pemprov Sumut Antisipasi Bencana Alam dan Klaster Baru COVID-19 )

"Kalau saat normal mungkin dalam tenda itu bisa puluhan orang. Bahkan kadang bisa ratusan. Tentunya kami akan lihat kondisi di lapangan. Kalau pakai tenda tentunya tidak bisa diisi seperti pada kondisi normal. Jumlahnya pasti akan kita kurangi tapi teknis pelaksanaan tergantung lokasinya," ujarnya.

Selain itu, juga akan diterapkan protokol kesehatan di area pengungsian. Di mana masing-masing pengungsi akan diberikan masker dan alat proteksi diri agar tidak terjadi klaster COVID-19 di lokasi pengungsian.

"Kami juga kerja sama dengan Kementerian Kesehatan apakah mungkin di lokasi pengungsian dilakukan testing, apakah rapid test atau PCR. Ini akan kami konsultasikan dengan Kementerian Kesehatan," katanya. (Baca juga: Bencana Alam Intai 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Mensos Nonaktifkan Dua...
Mensos Nonaktifkan Dua Pejabat terkait Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Berita Terkini
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved