Kivlan Zen Jadi Pesakitan, Prabowo Dinilai Hadapi Dilema
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:43 WIB
loading...
Prabowo Subianto saat menjenguk Kivlan Zen di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto beberapa waktu lalu. Foto/Instagram Indonesia Adil Makmur
A
A
A
JAKARTA - Proses hukum terhadap mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Mayjen Purn Kivlan Zen terus berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Kivlan menjalani sidang tuduhan perkara kepemilikan senjata api ilegal dan makar. Tidak dipungkiri, selama Pemilu 2019, Kivlan memang cukup disorot karena manuver politiknya. Terakhir, Kivlan tersangkut dugaan upaya pembunuhan sejumlah tokoh nasional.
Terlepas dari sepak terjSlama ini Kivlan dikenal dekat dengan Prabowo Subianto, baik selama berkarier di militer maupun pasca pensiun. Dia salah satu tokoh militer yang menjadi pendukung Prabowo saat Pilpres 2019.
Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai Prabowo dalam posisi simalakama untuk kasus Kivlan Zen ini.
Dia menilai Prabowo sulit membebaskan Kivlan karena kasus ini telah masuk ke pengadilan.“Di situ ada dilema karena akan muncul kesan ada intervensi politik dalam pengadilan Kivlan Zen. Padahal satu prinsip penting negara demokrasi adalah adanya independensi lembaga pengadilan,” katanya kepada SINDOnews, Rabu (6/5/2020).(Baca juga: Sebanyak 350 Purnawirawan TNI-Polri Minta Kivlan Zen Dibebaskan )
Kivlan menjalani sidang tuduhan perkara kepemilikan senjata api ilegal dan makar. Tidak dipungkiri, selama Pemilu 2019, Kivlan memang cukup disorot karena manuver politiknya. Terakhir, Kivlan tersangkut dugaan upaya pembunuhan sejumlah tokoh nasional.
Terlepas dari sepak terjSlama ini Kivlan dikenal dekat dengan Prabowo Subianto, baik selama berkarier di militer maupun pasca pensiun. Dia salah satu tokoh militer yang menjadi pendukung Prabowo saat Pilpres 2019.
Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai Prabowo dalam posisi simalakama untuk kasus Kivlan Zen ini.
Dia menilai Prabowo sulit membebaskan Kivlan karena kasus ini telah masuk ke pengadilan.“Di situ ada dilema karena akan muncul kesan ada intervensi politik dalam pengadilan Kivlan Zen. Padahal satu prinsip penting negara demokrasi adalah adanya independensi lembaga pengadilan,” katanya kepada SINDOnews, Rabu (6/5/2020).(Baca juga: Sebanyak 350 Purnawirawan TNI-Polri Minta Kivlan Zen Dibebaskan )
Lihat Juga :