DPR Sesalkan Anggaran COVID-19 Disalahgunakan untuk Kepentingan Pilkada
Rabu, 06 Mei 2020 - 05:36 WIB
loading...
Ketua Komisi IX DPR, Felly Estelita Runtuwene menyayangkan bahwa masih banyak kepala daerah yang memanfaatkan realokasi anggaran penanganan pandemi COVID-19 di daerahnya untuk kepentingan Pilkada 2020. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi IX DPR, Felly Estelita Runtuwene menyayangkan bahwa masih banyak kepala daerah yang memanfaatkan realokasi anggaran penanganan pandemi COVID-19 di daerahnya untuk kepentingan Pilkada 2020. Dia melihat hal itu yang menjadi penyebab penanganan pandemi ini tidak optimal walaupun anggaran yang digelontorkan sangat banyak.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Gabungan (Ragab) Komisi VI DPR RI, Komisi VlI DPR RI dan Komisi IX DPR RI dengan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN RI, Menteri Perindustrian RI, Menteri BUMN RI, dan Menteri Kesehatan RI serta RDP Gabungan dengan Kepala LIPI, Kepala BPPT, Kepala LAPAN, Kepala BPOM, dan Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman secara virtual.
“Saya mau sampaikan dengan adanya COVID-19 ini seluruh Pemda merealoaksi anggaran untuk Covid. Tapi saya bingung kok ada kekurangan-kekuranganalat di rumah sakit, rapid tes dan sebagainya. Anggaran ratusan miliar direalokasi untuk COVID-19, tapi kok ramai-ramaj saya lihat malah membeli sembako. Bahkan kepala-kepala daerah yang nggak pakai lagi kesantunan, ini dalam rangka pemilihan kepala daerah kok bisanya sembako dari realokasi itu bisa menggunakan logo partai tertentu baik provinsi maupun daerah,” ujar Felly dalam Ragab Virtual, Selasa (5/5/2020).
Bahkan, politisi Partai Nasdem ini mengaku bahwa pihaknya memiliki bukti atas penyalahgunaan anggaran penanganan COVID-19 itu. Untuk itu, dia mempertanyakan otak pada kepala daerah yang melakukan hal itu.
“Kami punya bukti untuk itu, anggota DPR reses ke bawah dan sampaikan ke kami. Ratusan miliar, ada dimana otak kita? Pemerintah daerah kok bisa seperti itu? Mohon maaf saya juga dari parpol, dari Nasdem,” jelasnya.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Gabungan (Ragab) Komisi VI DPR RI, Komisi VlI DPR RI dan Komisi IX DPR RI dengan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN RI, Menteri Perindustrian RI, Menteri BUMN RI, dan Menteri Kesehatan RI serta RDP Gabungan dengan Kepala LIPI, Kepala BPPT, Kepala LAPAN, Kepala BPOM, dan Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman secara virtual.
“Saya mau sampaikan dengan adanya COVID-19 ini seluruh Pemda merealoaksi anggaran untuk Covid. Tapi saya bingung kok ada kekurangan-kekuranganalat di rumah sakit, rapid tes dan sebagainya. Anggaran ratusan miliar direalokasi untuk COVID-19, tapi kok ramai-ramaj saya lihat malah membeli sembako. Bahkan kepala-kepala daerah yang nggak pakai lagi kesantunan, ini dalam rangka pemilihan kepala daerah kok bisanya sembako dari realokasi itu bisa menggunakan logo partai tertentu baik provinsi maupun daerah,” ujar Felly dalam Ragab Virtual, Selasa (5/5/2020).
Bahkan, politisi Partai Nasdem ini mengaku bahwa pihaknya memiliki bukti atas penyalahgunaan anggaran penanganan COVID-19 itu. Untuk itu, dia mempertanyakan otak pada kepala daerah yang melakukan hal itu.
“Kami punya bukti untuk itu, anggota DPR reses ke bawah dan sampaikan ke kami. Ratusan miliar, ada dimana otak kita? Pemerintah daerah kok bisa seperti itu? Mohon maaf saya juga dari parpol, dari Nasdem,” jelasnya.
Lihat Juga :