Cegah Klaster Pilkada, Polda NTB Dorong Kandidat Kampanye Sehat
Kamis, 01 Oktober 2020 - 14:14 WIB
loading...
Demi mencegah klaster Covid-19 Pilkada 2020, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menginisiasi para paslon untuk mengadakan kampanye sehat. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Demi mencegah klaster COVID-19 Pilkada 2020 , Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menginisiasi para paslon untuk mengadakan kampanye sehat. Salah satu caranya dengan mengadakan lomba kampanye sehat bagi setiap kontestasi yang bertarung di pesta demokrasi tersebut.
"Ada banyak cara kampanye yang lebih sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19. Mau tak mau harus dilakukan cara kreatif. Nekat memaksakan kampanye model lama dengan dasar kerumunan bisa terkena sanksi," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2020).
Iqbal menyebut, dalam kampanye sehat itu, paslon dinilai harus komitmen menerapkan protokol kesehatan, diawasi oleh Satgas COVID-19 dan tidak menciptakan kerumunan. "Bentuknya bebas. Silakan, apa saja, asal tidak melanggar protokol dan ketentuan hukum yang berlaku. Kami tantang kreativitas tim sukses para paslon," katanya. (Baca juga: Kapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada 2020 )
Koordinator nasional perkumpulan dai dan mubalig, Jaringan Islam Kebangsaan (JIK), Irfaan Sanoesi mengapresiasi langkah kreatif Polda NTB. Dia menilai langkah Polda NTB ini kreatif dan harus diduplikasi ke polda-polda lainnya.
"Polda NTB bisa menjadi role model bagi polda di seluruh Indonesia karena mengimplementasikan Maklumat Polri dan PKPU guna mencegah kluster Pilkada dengan cara yang kreatif," katanya.
"Ada banyak cara kampanye yang lebih sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19. Mau tak mau harus dilakukan cara kreatif. Nekat memaksakan kampanye model lama dengan dasar kerumunan bisa terkena sanksi," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2020).
Iqbal menyebut, dalam kampanye sehat itu, paslon dinilai harus komitmen menerapkan protokol kesehatan, diawasi oleh Satgas COVID-19 dan tidak menciptakan kerumunan. "Bentuknya bebas. Silakan, apa saja, asal tidak melanggar protokol dan ketentuan hukum yang berlaku. Kami tantang kreativitas tim sukses para paslon," katanya. (Baca juga: Kapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada 2020 )
Koordinator nasional perkumpulan dai dan mubalig, Jaringan Islam Kebangsaan (JIK), Irfaan Sanoesi mengapresiasi langkah kreatif Polda NTB. Dia menilai langkah Polda NTB ini kreatif dan harus diduplikasi ke polda-polda lainnya.
"Polda NTB bisa menjadi role model bagi polda di seluruh Indonesia karena mengimplementasikan Maklumat Polri dan PKPU guna mencegah kluster Pilkada dengan cara yang kreatif," katanya.
Lihat Juga :