25 Juta Anak Terancam Akibat Covid-19, PB IDI Dorong Dua Hal Ini
Kamis, 01 Oktober 2020 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: 117 Dokter Gugur Akibat COVID-19, PB IDI: Mari Kita Evaluasi, Cari Solusi Terbaik)
Selain itu, Daeng mengatakan penguatan Puskesmas dan penguatan di Posyandu pada era ini harus harus ada strategi. “Ini yang mungkin perlu kita dorong pemerintah karena kami tidak tahu strategi apa yang sudah dilakukan pemerintah dalam rangka penguatan Kesehatan Masyarakat khususnya pelayanan di Puskesmas dan Posyandu di tengah Covid.”
“Kalau ini tidak kita pecahkan bersama, kami memang sangat khawatir Covid-nya terus meningkat kemudian kebutuhan-kebutuhan pelayanan masyarakat, indikator-indikator Standar Pelayanan Maksimal di Puskesmas akan menurun. Dan kalau ini terjadi dampak kesehatan masyarakat berikutnya itu akan menjadi masalah bagi kita sendiri,” kata Daeng.
“Oleh karena itu sekali lagi kita harus dorong pemerintah dua hal yakni penanganan Covid lebih baik. Kemudian untuk melanjutkan pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas dan Posyandu kita dorong juga ada strategi khusus di era pandemi Covid ini,” tutup Daeng.
Selain itu, Daeng mengatakan penguatan Puskesmas dan penguatan di Posyandu pada era ini harus harus ada strategi. “Ini yang mungkin perlu kita dorong pemerintah karena kami tidak tahu strategi apa yang sudah dilakukan pemerintah dalam rangka penguatan Kesehatan Masyarakat khususnya pelayanan di Puskesmas dan Posyandu di tengah Covid.”
“Kalau ini tidak kita pecahkan bersama, kami memang sangat khawatir Covid-nya terus meningkat kemudian kebutuhan-kebutuhan pelayanan masyarakat, indikator-indikator Standar Pelayanan Maksimal di Puskesmas akan menurun. Dan kalau ini terjadi dampak kesehatan masyarakat berikutnya itu akan menjadi masalah bagi kita sendiri,” kata Daeng.
“Oleh karena itu sekali lagi kita harus dorong pemerintah dua hal yakni penanganan Covid lebih baik. Kemudian untuk melanjutkan pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas dan Posyandu kita dorong juga ada strategi khusus di era pandemi Covid ini,” tutup Daeng.
(muh)
Lihat Juga :