Hari Kesaktian Pancasila, BPIP Minta Elite Politik Dewasa Sikapi Komunisme

Kamis, 01 Oktober 2020 - 12:46 WIB
loading...
Hari Kesaktian Pancasila,...
BPIP mendorong peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober dapat dimaknai sebagai momentum aktualisasi nilai Pancasila dalam kebijakan publik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober dapat dimaknai sebagai momentum aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan publik.

Hal itu sesuai dengan tujuan bangsa dan negara untuk mencapai kesejahteraan. (Baca juga: Kenakan Jas dan Peci, Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila)

"Peringatan ini sebagai momentum bangsa mengaktualisasikan Pancasila dalam kebijakan publik agar tujuan kita merdeka mencapai kesejahteraan," tutur Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo kepada SINDOnews, Kamis (1/10/2020).

(Baca juga: Penolakan RUU HIP Meluas, PDIP Siap Coret Trisila-Ekasila)

Aktualisasi itu hendaknya dapat diorientasikan pengambil kebijakan dengan mengutamakan ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan seperti yang terkandung dalam Pancasila.

Alumni Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang itu juga mendorong elit politik bersikap dewasa dalam hal menyikapi isu-isu tentang radikalisme, terorisme dan komunisme yang masih berkembang.

Menurutnya, seluruh elemen bangsa seharusnya fokus bergotongroyong dan bersatu menghadapi pandemi Covid-19. "Ke depan dibutuhkan bangsa ini keluar dari masa lalu dan berani melakukan rekonsiliasi sesama anak bangsa," terang dia.

Benny tak menampik jika isu komunisme seperti PKI masih santer digaungkan dalam berbagai kondisi. Namun, ia kembali menegaskan komunisme dan leninisme jelas dilarang sesuai yang termaktub dalam Ketetapan MPRS.

"Larangan-larangan komunisme jelas berlaku dalam Tap MPRS. Jika ada pihak yang mengetahui kebangkitan komunisme, maka segera melaporkan kepada pihak berwajib, harus diproses dalam ranah hukum," tegasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau semua elemen bangsa tidak lagi terus memperuncing perbedaan sejarah. Sebaliknya, harus fokus memperkuat ideologi Pancasila, UUD 1945 serta tekad bulat menjaga negara untuk kemajuan bangsa.

"Semua perbedaan pendapat dan persepsi anak-anak bangsa telah menyepakati. Konsensus itu sifatnya final dan tidak surut dilekang waktu, ataupun menghadapi tantangan dan gangguan apapun," tukasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved