Sosok Andi Taufan, Stafsus Presiden yang Suratnya ke Camat Bikin Geger
Rabu, 15 April 2020 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Ketika itu perusahaan mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mencatatkan penyaluran pendanaan hingga Rp 1,6 triliun. Kurang lebih selama sepuluh tahun, Amartha mendapatkan banyak penghargaan. Salah satunya, penghargaan di SDG Finance Geneva Summit 2019 dari United Nations Development Programme (UNDP). (Baca juga: Demokrat Minta Presiden Jokowi Berhentikan Stafsus Andi Taufan )
Jejak Pendidikan
Kesuksesan Taufan dalam menjalankan bisnisnya tak lepas dari semangatnya meniti pendidikan dan karier. Pria kelahiran Jakarta 24 Januari 1987 itu merupakan sarjana Bisnis Institut Teknologi Bandung (ITB) dan telah mendapatkan gelar Master Administrasi Publik di Harvard Kennedy School.
Usai menyelesaikan studinya, Taufan bekerja sebagai konsultan bisnis di IBM Global Business Services selama hampir dua tahun. Belum genap dua tahun bekerja sebagai konsultan, dia justru memutuskan keluar dari pekerjaannya. Alasannya, ia melihat banyak pelaku usaha mikro di pedesaan yang mengalami kesulitan finansial. Sejak itulah ia perlahan memulai perjalanannya membangun Amartha.
Sederetan prestasi diraih pria 33 tahun selama kuliah dan berkarir. Taufan memperoleh berbagai penghargaan seperti Entrepreneur of the Year Finalist dari EY, Satu Indonesia Award dari Astra, Laureate Global Fellow, International Youth Foundation, dan Ganesha Innovation Champion Awards dari Alumni ITB.
Jejak Pendidikan
Kesuksesan Taufan dalam menjalankan bisnisnya tak lepas dari semangatnya meniti pendidikan dan karier. Pria kelahiran Jakarta 24 Januari 1987 itu merupakan sarjana Bisnis Institut Teknologi Bandung (ITB) dan telah mendapatkan gelar Master Administrasi Publik di Harvard Kennedy School.
Usai menyelesaikan studinya, Taufan bekerja sebagai konsultan bisnis di IBM Global Business Services selama hampir dua tahun. Belum genap dua tahun bekerja sebagai konsultan, dia justru memutuskan keluar dari pekerjaannya. Alasannya, ia melihat banyak pelaku usaha mikro di pedesaan yang mengalami kesulitan finansial. Sejak itulah ia perlahan memulai perjalanannya membangun Amartha.
Sederetan prestasi diraih pria 33 tahun selama kuliah dan berkarir. Taufan memperoleh berbagai penghargaan seperti Entrepreneur of the Year Finalist dari EY, Satu Indonesia Award dari Astra, Laureate Global Fellow, International Youth Foundation, dan Ganesha Innovation Champion Awards dari Alumni ITB.