Soal Pembubaran Acara KAMI, Politikus Gerindra Minta Kapolri Adil
Rabu, 30 September 2020 - 13:56 WIB
loading...
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Hari ini, Komisi III DPR melakukan rapat kerja (raker) dengan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terkait isu-isu aktual yang berkaitan dengan kinerja Polri.
Salah satu isu yang dipertanyakan anggota Komisi III DPR, yakni mengenai pembubaran acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin 28 September lalu oleh aparat kepolisian.
“Video mengenai kejadian di Surabaya yang ada Pak Gatot Nurmantyo di sana. Kalau memang terjadi pelanggaran protokol Covid, kita juga sepakat semua yang melakukan pelanggaran protokol Covid, kumpul-kumpul dibubarkan,” kata Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Habiburokhman saat Raker Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2020).
Namun, Habib mempertanyakan kenapa yang melakukan demonstrasi di luar dari massa Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) tidak dibubarkan. Padahal, mereka juga melanggar protokol Covid-19 dan melakukan pengumpulan massa. Tetapi, mungkin dia tidak melihat videonya secara utuh.
“Tapi yang saya lihat, mungkin saya lihat kurang lengkap, itu yang demo di luar tidak dibubarkan,” ujar Habib.(Baca juga: Refly Harun: Semakin Pemerintah Berkinerja Buruk, Kelompok Seperti KAMI Akan Ada )
Salah satu isu yang dipertanyakan anggota Komisi III DPR, yakni mengenai pembubaran acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin 28 September lalu oleh aparat kepolisian.
“Video mengenai kejadian di Surabaya yang ada Pak Gatot Nurmantyo di sana. Kalau memang terjadi pelanggaran protokol Covid, kita juga sepakat semua yang melakukan pelanggaran protokol Covid, kumpul-kumpul dibubarkan,” kata Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Habiburokhman saat Raker Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2020).
Namun, Habib mempertanyakan kenapa yang melakukan demonstrasi di luar dari massa Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) tidak dibubarkan. Padahal, mereka juga melanggar protokol Covid-19 dan melakukan pengumpulan massa. Tetapi, mungkin dia tidak melihat videonya secara utuh.
“Tapi yang saya lihat, mungkin saya lihat kurang lengkap, itu yang demo di luar tidak dibubarkan,” ujar Habib.(Baca juga: Refly Harun: Semakin Pemerintah Berkinerja Buruk, Kelompok Seperti KAMI Akan Ada )
Lihat Juga :