Acara KAMI di Surabaya Dihadang, Pengamat: Jangan Merasa Jagoan
Senin, 28 September 2020 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau selama masih gerakan politik biasa-biasa saja sebatas menyampaikan ekspresi saya kira tidak masalah. Jangan merasa jagoan menghadang-hadang orang lain itu untuk mengekspresikan kebebasan," tambahnya.
Menurut Adi, jika ratusan massa itu menganggap atau mendapati KAMI melanggar tata tertib, seharusnya diserahkan saja kepada aparat keamanan dalam hal ini polisi bukan main hakim sendiri. "Kalau KAMI kan cuman deklarasi biasa, kalau KAMI memang melanggar hukum, tidak tertib dan lainnya laporkan saja ke polisi kan gitu," jelasnya.
Adi pun juga mengkritisi ucapan Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Andri Adi Kusumo yang mengatakan, saat ini Surabaya sedang fokus memerangi Covid-19. Dan menurut Andri (KAMI) justru menggalang kerusuhan. "Kalau mau masyarakat itu mestinya minta pilkada juga ditunda, justru Pilkada itu yang nambah kerumunan," pungkasnya.
Menurut Adi, jika ratusan massa itu menganggap atau mendapati KAMI melanggar tata tertib, seharusnya diserahkan saja kepada aparat keamanan dalam hal ini polisi bukan main hakim sendiri. "Kalau KAMI kan cuman deklarasi biasa, kalau KAMI memang melanggar hukum, tidak tertib dan lainnya laporkan saja ke polisi kan gitu," jelasnya.
Adi pun juga mengkritisi ucapan Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Andri Adi Kusumo yang mengatakan, saat ini Surabaya sedang fokus memerangi Covid-19. Dan menurut Andri (KAMI) justru menggalang kerusuhan. "Kalau mau masyarakat itu mestinya minta pilkada juga ditunda, justru Pilkada itu yang nambah kerumunan," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :