PWI Jateng Serahkan Award Bidang Birokrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik kepada Bupati Batang
Minggu, 27 September 2020 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
MPP Batang merupakan salah satu percontohan di Indonesia, hingga sampai sekarang sudah ada sebanyak 13 daerah yang studi banding. "Kunjungan masyarakat ke MPP sejak launching hingga Agustus sebanyak 12.922 pelayanan atau rata-rata per hari 135 layanan," ungkapnya.
Dari pelayanan tersebut yang sering dikunjungi pelayanan DPPKAD untuk mengurus pajak daerah, DPMPTSP dan Disnaker untuk mengurus kartu pencari kerja dan layanan SIM Drive True.
Sementara Ketua PWI Jateng, Amir Machmud mengatakan sebagai organisasi profesi kewartawanan yang mengamati, mencatat, dan memberi penilaian terhadap kinerja perorangan maupun lembaga, PWI Jateng merasa perlu untuk mewujudkan pengakuan itu sebagai apresiasi terhadap ketokohan, kreasi, keteladanan dan kepemimpinan yang dirasakan masyarakat dalam lingkup tertentu.
”Tujuan mengapresiasi ini merupakan ikhtiar untuk menumbuhkan inspirasi atau keteladanan, agar apa yang dicapai para tokoh itu dapat menciptakan atmosfer kepengikutan. Contoh-contoh pikiran, ide dan perilaku dari sebuah keteladanan diharapkan mampu untuk mengembangkan dan membangun hal-hal baik yang bermanfaat bagi masyarakat,” terang Amir Mahfud.
Selain Bupati Wihaji, ada 10 tokoh lainnya yang mendapat PWI Jateng Award seperti Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita, atas dedikasinya sebagai tokoh perempuan yang melakukan inovasi dalam birokrasi pemerintahan di Kota Semarang.
Dari pelayanan tersebut yang sering dikunjungi pelayanan DPPKAD untuk mengurus pajak daerah, DPMPTSP dan Disnaker untuk mengurus kartu pencari kerja dan layanan SIM Drive True.
Sementara Ketua PWI Jateng, Amir Machmud mengatakan sebagai organisasi profesi kewartawanan yang mengamati, mencatat, dan memberi penilaian terhadap kinerja perorangan maupun lembaga, PWI Jateng merasa perlu untuk mewujudkan pengakuan itu sebagai apresiasi terhadap ketokohan, kreasi, keteladanan dan kepemimpinan yang dirasakan masyarakat dalam lingkup tertentu.
”Tujuan mengapresiasi ini merupakan ikhtiar untuk menumbuhkan inspirasi atau keteladanan, agar apa yang dicapai para tokoh itu dapat menciptakan atmosfer kepengikutan. Contoh-contoh pikiran, ide dan perilaku dari sebuah keteladanan diharapkan mampu untuk mengembangkan dan membangun hal-hal baik yang bermanfaat bagi masyarakat,” terang Amir Mahfud.
Selain Bupati Wihaji, ada 10 tokoh lainnya yang mendapat PWI Jateng Award seperti Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita, atas dedikasinya sebagai tokoh perempuan yang melakukan inovasi dalam birokrasi pemerintahan di Kota Semarang.
Lihat Juga :