Politikus Demokrat Nilai JK Tak Nyaman Jadi Wapresnya Jokowi

Kamis, 24 September 2020 - 13:16 WIB
loading...
Politikus Demokrat Nilai...
Mantan Wapres Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi selalu menggelar rapat sebelum mengambil keputusan. FOTO/DOK.SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pengakuan mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pada acara obrolan yang ditayangkan di Channel YouTube Helmy Yahya Bicara, Selasa, 22 September 2020, menyita perhatian banyak pihak. Terutama, mengenai persoalan ekonomi yang diurusinya saat era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan tidak diurusinya lagi di era Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) .

"Ya ini kan masalah perasaan Pak JK ya. Jadi kita sulit menilainya dari luar karena yang ditanya adalah bagaimana perasaan Pak JK ketika menjadi Wapres di zaman Pak Jokowi dengan Pak SBY dan beliau menyatakan bahwa di zaman Pak SBY persoalan ekonomi diserahkan ke beliau dan di zaman Pak Jokowi semua dirapatkan," kata politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews, Kamis (24/9/2020).

Bahkan, rapatnya bisa berkali-kali. "Saya pikir ini adalah apa yang beliau rasakan dan mungkin juga ini menunjukkan sebuah ketidaknyamanan beliau (JK) ketika menjadi Wapresnya Pak Jokowi, karena apa, wewenang mengurus ekonomi yang diserahkan kepada Pak JK selama masa Pak SBY kemudian tidak ada lagi," katanya. (Baca juga: Ditanya Lebih Enak Jadi Wapres Zaman SBY atau Jokowi, JK Bilang Begini )

Ferdinand pun menilai mengurus ekonomi nasional bukan persoalan mudah. "Saya tidak perlu jabarkan seperti apa. Jadi apa yang disampaikan Pak JK ini bisa saja bermakna bahwa beliau tidak nyaman ketika semua harus dirapatkan bersama-sama karena dulu beliau diserahkan mengurus ekonomi," katanya.

Sehingga, kata Ferdinand, apa yang disampaikan JK kepada Helmy Yahya adalah tentang perasaan. "Saya hanya menilai, menganalisis jawaban beliau (JK) bahwa begitu senangnya beliau ketika diserahi mengurus ekonomi dan kemudian tampak kurang senang ketika tidak lagi diserahi mengurusi ekonomi dan harus dirapatkan semua oleh Pak Jokowi," tuturnya.

Ferdinand mengakui antara SBY dengan Presiden Jokowi memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. "Pak SBY punya style sendiri, Pak Jokowi punya gaya sendiri, jadi kita juga tidak bisa membanding-bandingkan gaya kepemimpinan, tetapi yang mau kita lihat adalah hasil dari kepemimpinan. Itu menurut saya. Jadi sekali lagi terkait jawabannya Pak JK sama melihat beliau tidak nyaman ketika menjadi Wapresnya Pak Jokowi karena tidak lagi mengurusi soal ekonomi, itu yang saya lihat," katanya. (Baca juga: J K Lebih Memilih Menjadi Saudagar ketimbang Politisi, Kenapa? )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Berita Terkini
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved