DPR Serahkan Kronologi Penembakan Pendeta di Papua kepada Panglima TNI

Rabu, 23 September 2020 - 20:21 WIB
loading...
DPR Serahkan Kronologi...
Anggota Komisi I DPR, Yan Permenas Mandenas menyerahkan kronologi penembakan Pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. FOTO/SINDOnews/ABDUL ROCHIM
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, Yan Permenas Mandenas meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membentuk tim investigasi gabungan untuk mengungkap kasus penembakan terhadap Pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua , Sabtu (19/9/2020) lalu.

Permintaan itu disampaikan Yan Mandenas saat Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Panglima TNI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2020).

Politikus Partai Gerindra itu mengaku mendengar beberapa versi kronologis kejadian yang berbeda-beda. Ada kronologis versi aparat keamanan, Pemerintah Daerah (Pemda) Intan Jaya, masyarakat, dan versi pihak keluarga korban. (Baca juga: Pangdam Perintahkan Danrem 173/PVB Pimpin Investigasi Tertembaknya Pendeta di Hitadipa Papua )

"Dari aparat penegak hukum mengatakan, kelompok kriminal sebagai pelaku penembakan, tapi versi masyarakat dan pemerintah daerah berbeda, yaitu Anggota TNI diduga pelakunya. Kronologis dari masyarakat sudah saya terima dan sudah saya serahkan langsung kepada Panglima TNI saat rapat resmi Komisi I DPR yang juga dihadiri Wakil Menteri Pertahanan," katanya.

Yan Mandenas berharap Panglima TNI serius mendalami kronologis yang disampaikan dari aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah setempat, sehingga bisa menjadi masukan yang berimbang sebagai bahan investigasi. Selain itu, juga mampu menepis informasi simpang siur terhadap penembakan yang menewaskan Pendeta Yeremias Zanambani.

"Termasuk kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Jenderal TNI Andika Perkasa) sudah saya sampaikan dan juga meminta langsung kepada beliau agar memerintahkan jajarannya untuk melalukan investigasi yang mendalam. Jadi tidak boleh ada kebohongan dalam penelusuran fakta yang terjadi. Saya minta dipaparkan ke publik yang benar dan yang salah harus kita sampaikan. Tidak boleh kita tutup-tutupi. Jika benar anggota TNI yang bersalah, harus berani kita sampaikan salah," katanya. (Baca juga: OPM Tembak Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa Papua )

Yan Mandenas menyebutkan, kronologis rinci hasil investigasi masyarakat dan pemda setempat yang diterimanya, telah diserahkan kepada Panglima TNI.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
Panglima TNI Berangkatkan...
Panglima TNI Berangkatkan Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 ke Lebanon Selatan
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab 4 Perwira Tinggi, Kapusdalops hingga Kapuspen TNI
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Rekomendasi
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved