Dua Hari Dibuka, Tower 4 RS Darurat Wisma Diisi 527 Pasien OTG Corona

Rabu, 23 September 2020 - 14:30 WIB
loading...
Dua Hari Dibuka, Tower 4 RS Darurat Wisma Diisi 527 Pasien OTG Corona
Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta sudah terisi 527 orang pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Setelah dibuka pada hari Senin 21 September lalu, Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta sebagai Rumah Sakit Darurat sebagai tempat isolasi mandiri bagi warga yang tak memiliki tempat sudah terisi 527 orang pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG).

Secara persentase kapasitas tempat tidur di Tower 4 sudah terpakai oleh pasien OTG sebesar 34,08% berdasarkan data pada hari Rabu 23 September 2020 hingga pukul 06.00 WIB pagi. “Masih tersedia 1.019 tempat tidur (65,92%) dari kapasitas total 1.546 tempat tidur untuk pasien OTG yang tak memiliki tempat,” tulis siaran pers Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang diterima SINDOnews, Rabu (23/9/2020).

Sedangkan di Tower 5 Flat Isolasi Mandiri yang sudah beroperasi sejak Jumat 11 September lalu, hari ini terisi 1.445 orang pasien OTG dari total kapasitas 1.570 tempat tidur. Artinya Tower 5 sudah terisi 92,03% dan masih tersedia 125 tempat tidur (7,97%). (Baca juga: Menunda Pilkada Bukan Berarti Tak Menjamin Hak Politik Warga)

Untuk RS Darurat Covid-19 yang letaknya bersebelahan dengan Flat Isolasi Mandiri, total masih tersedia 480 tempat tidur. Rinciannya 310 tempat tidur di Tower 6 dan 170 tempat tidur di Tower 7. Secara persentase hunian di RS Darurat Covid-19 yang terisi para pasien positif Covid-19 sudah mencapai 83,32% (2.398 tempat tidur) dari total 2.878 kapasitas tempat tidur yang tersedia di kedua tower tersebut pada hari Rabu pagi ini.(Baca juga: Positif Covid-19, Kondisi Menag Fachrul Razi Membaik )

Data Satgas Penanganan Covid-19 per 22 September 2020, pukul 12.00 WIB, jumlah konfirmasi positif berjumlah 252.923 kasus dengan penambahan kasus harian 4.071 kasus. Sedangkan kasus sembuh, data harian menunjukkan jumlah 3.501 kasus dengan jumlah total menjadi 184.298 kasus.
(dam)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1663 seconds (10.101#12.26)