Resesi, Pemerintah Disarankan Perbanyak Padat Karya dan Bansos
Rabu, 23 September 2020 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
"Padahal solusi utama menghadapi resesi adalah mengakhiri pandemi. Apabila pandemi berakhir resesi pun akan usai," jelas anggota Komisi V DPR ini.
Selain itu, sambung Irwan, resesi saat ini disebabkan adanya masalah sistemik. Dan apapun dalih pemerintah, kondisi ini sangat memprihatinkan, padahal di saat pandemi, pemerintah memiliki ruang yang besar untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan berbagai skema dan regulasi.
"Dalam regulasi terkait penanganan pandemi, pemerintah memiliki kewenangan besar untuk mengelola keuangan negara selonggar-longgarnya tanpa potensi pidana. Pemerintah juga sudah menggelontorkan dana besar untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN)," jelas Irwan.
Karena itu, legislator asal Kalimantan Timur ini menyarankan, solusi lainnya adalah peningkatan konsumsi masyarakat secara kesinambungan. Sehingga, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah resesi. Untuk itu, program padat karya bisa menjadi solusi.
"Program-program padat karya tunai serta bantuan langsung tunai bisa untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga tentunya secara konsisten dan massif program padat karya harus terus digalakkan," usul Doktor Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman itu.
Selain itu, sambung Irwan, resesi saat ini disebabkan adanya masalah sistemik. Dan apapun dalih pemerintah, kondisi ini sangat memprihatinkan, padahal di saat pandemi, pemerintah memiliki ruang yang besar untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan berbagai skema dan regulasi.
"Dalam regulasi terkait penanganan pandemi, pemerintah memiliki kewenangan besar untuk mengelola keuangan negara selonggar-longgarnya tanpa potensi pidana. Pemerintah juga sudah menggelontorkan dana besar untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN)," jelas Irwan.
Karena itu, legislator asal Kalimantan Timur ini menyarankan, solusi lainnya adalah peningkatan konsumsi masyarakat secara kesinambungan. Sehingga, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah resesi. Untuk itu, program padat karya bisa menjadi solusi.
"Program-program padat karya tunai serta bantuan langsung tunai bisa untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga tentunya secara konsisten dan massif program padat karya harus terus digalakkan," usul Doktor Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman itu.
(maf)
Lihat Juga :