Arab Saudi Bertahap Buka Umrah, Kemenag Tunggu Rilis Izin Masuk
Rabu, 23 September 2020 - 11:38 WIB
loading...
Para jamaah haji mengelilingi Kakbah di Makkah, Arab Saudi dengan menjaga jarak sosial untuk mencegah Covid-19. Foto/Kementerian Media Arab Saudi/Handout via REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi secara bertahap akan kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah . Diawali dengan izin terbatas bagi warga negara dan ekspatriat yang tinggal di sana, Saudi juga sedang mempertimbangkan untuk membuka umrah bagi muslim dari luar negaranya, khususnya bagi negara yang sudah mendapat izin memberangkatkan jamaah.
"Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jamaah umrah. Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat izin memberangkatkan," terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Nizar, di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
Menurut Nizar, pihaknya selama ini terus melakukan koordinasi, baik dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terkait persiapan jika penyelenggaraan ibadah umrah kembali dibuka. Koordinasi antara lain membahas terkait prioritas pemberangkatan jamaah umrah yang tertunda sejak 27 Februari 2020, serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 .
(Baca juga: Arab Saudi Kembali Buka Umrah, Wakil Rakyat Senang ).
"Kami sudah minta ke Konsul Haji KJRI untuk ikut memantau kemungkinan Indonesia mendapat izin memberangkatkan jamaah umrah," tuturnya.
"Saudi dalam pengumumannya menyebut akan merilis daftar negara mana saja yang akan mendapatkan izin memberangkatkan jamaah umrah. Jadi kami masih menunggu rilis dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat izin memberangkatkan," terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Nizar, di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
Menurut Nizar, pihaknya selama ini terus melakukan koordinasi, baik dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, maskapai penerbangan maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terkait persiapan jika penyelenggaraan ibadah umrah kembali dibuka. Koordinasi antara lain membahas terkait prioritas pemberangkatan jamaah umrah yang tertunda sejak 27 Februari 2020, serta penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 .
(Baca juga: Arab Saudi Kembali Buka Umrah, Wakil Rakyat Senang ).
"Kami sudah minta ke Konsul Haji KJRI untuk ikut memantau kemungkinan Indonesia mendapat izin memberangkatkan jamaah umrah," tuturnya.
Lihat Juga :