Presiden PKS Dorong Komponen Bangsa Lebih Aktif Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:33 WIB
loading...
Presiden PKS Dorong...
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah A.K. Alsattari. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah A.K. Alsattari, di kantor Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS, Jakarta, Selasa (28/7/2026). Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh rasa persaudaraan.

Almuzzammil menyampaikan apresiasi yang tinggi atas upaya proaktif Kedutaan Besar Palestina di Indonesia yang terus merajut sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa, termasuk partai politik.

"Kami menyambut bahagia kedatangan Yang Mulia Dubes Abdalfatah beserta rombongan di kantor DPTP PKS. PKS mengapresiasi langkah beliau yang terus menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, beliau menyampaikan bahwa kantor PKS adalah kantor partai pertama yang beliau kunjungi sejak mulai menjabat pada Januari 2026 lalu. Tentu sebuah kehormatan bagi keluarga besar PKS," ujarnya.

Baca juga: MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia



Dalam diskusi yang hangat tersebut, Almuzzammil juga menyampaikan komitmen perjuangan PKS untuk Palestina yang baru saja dikukuhkan melalui Musyawarah ke-III Majelis Syura (MMS). "Kepada Yang Mulia Dubes, kami sampaikan bahwa perjuangan untuk Palestina adalah keputusan resmi partai,” ujarnya.

“Salah satu putusan Musyawarah ke-III Majelis Syura (MMS) PKS yang baru saja kami gelar pada 25-26 Juli 2026 kemarin secara khusus mengamanatkan untuk mendorong pemerintah, parlemen, dan seluruh komponen bangsa agar lebih aktif lagi memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ini adalah amanat UUD NRI Tahun 1945 yang harus kita kawal bersama," tegasnya.

Lebih lanjut, Almuzzammil menjabarkan bahwa komitmen PKS dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina tidak akan pernah surut karena berpijak pada empat landasan yang sangat kokoh. Pertama, landasan konstitusional. “Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 mengamanatkan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan," urai Almuzzammil.

“Kedua, landasan sejarah. Kita tidak boleh melupakan pidato Presiden Ir. Soekarno yang dengan lantang mengatakan bahwa selama bangsa Palestina tidak memiliki kemerdekaan, selama itu Indonesia akan berdiri menentang penjajahan Israel,” ujarnya.

Ketiga, landasan ideologis, yakni implementasi dari sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dan keempat, landasan moral. “Sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar, adalah kewajiban moral persaudaraan kita untuk berdiri membela Palestina," tambahnya.

Almuzzammil juga memastikan bahwa pintu PKS akan selalu terbuka bagi rakyat Palestina dan PKS siap menjadi mitra strategis Kedutaan Besar Palestina dalam menggalang dukungan untuk kemerdekaan Palestina.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Rekomendasi
Dorong Birokrasi Profesional,...
Dorong Birokrasi Profesional, Bupati Bogor Terapkan Seleksi Terbuka Berbasis Sistem Merit
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Berita Terkini
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Daftar Nama 19 Calon...
Daftar Nama 19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Ad Hoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian
Infografis
5 Negara Dulu Menentang...
5 Negara Dulu Menentang Kemerdekaan Palestina Sekarang Mengakui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved