Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Pakar Geopolitik Rizal Darmaputra menyoroti lemahnya definisi kepentingan nasional (national interest) di mata pemerintah saat ini, sehingga Indonesia kerap tunduk pada dinamika kekuatan global secara berlebihan. "Kita tidak boleh terlalu berlebihan mengakomodasi inisiatif asing, entah itu dari Tiongkok atau memberikan izin ruang udara (blanket overflight) untuk militer asing. Kita punya kepentingan nasional dan kekayaan alam yang harus dilindungi secara mutlak! Stabilitas tidak akan tercapai jika aparaturnya tidak bersih dan hukumnya tidak tegak!" pungkas Rizal.
Acara berlangsung dinamis. Seminar ini dibanjiri oleh sekitar 200 mahasiswa dan 100 peserta umum. Mahasiswa yang hadir menjadi representasi generasi masa depan, mewakili Universitas Nasional (UNAS), Universitas Trisakti, Universitas Prof. Dr. Moestopo, Universitas Al Azhar, UPN Veteran Jakarta, Universitas Jakarta, Universitas Yuppentek Tangerang, Universitas Bung Karno (UBK), hingga Universitas Jayabaya, dan 20 Universitas Sejabotabek.
Turut hadir dalam barisan peserta adalah deretan tokoh nasional terkemuka dan pimpinan organisasi, di antaranya mantan Wakil Ketua KPK (2009-2014) Saut Situmorang, mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur Adhie Massardi, Ketua Umum DPP KNPI Sedunia Taufik Lubis, Hatta Taliwang/Eks DPR, Akbar Z/eks DPR, Ketua Ormas Emak-Emak Aspirasi Indonesia Bunda Wati, serta Ketua Espass Dewi Herawati.
Di akhir acara, Andrianto selaku tuan rumah menyerahkan plakat penghargaan kepada para narasumber dan memberikan sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta yang hadir.
Acara berlangsung dinamis. Seminar ini dibanjiri oleh sekitar 200 mahasiswa dan 100 peserta umum. Mahasiswa yang hadir menjadi representasi generasi masa depan, mewakili Universitas Nasional (UNAS), Universitas Trisakti, Universitas Prof. Dr. Moestopo, Universitas Al Azhar, UPN Veteran Jakarta, Universitas Jakarta, Universitas Yuppentek Tangerang, Universitas Bung Karno (UBK), hingga Universitas Jayabaya, dan 20 Universitas Sejabotabek.
Turut hadir dalam barisan peserta adalah deretan tokoh nasional terkemuka dan pimpinan organisasi, di antaranya mantan Wakil Ketua KPK (2009-2014) Saut Situmorang, mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur Adhie Massardi, Ketua Umum DPP KNPI Sedunia Taufik Lubis, Hatta Taliwang/Eks DPR, Akbar Z/eks DPR, Ketua Ormas Emak-Emak Aspirasi Indonesia Bunda Wati, serta Ketua Espass Dewi Herawati.
Di akhir acara, Andrianto selaku tuan rumah menyerahkan plakat penghargaan kepada para narasumber dan memberikan sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta yang hadir.
(rca)
Lihat Juga :