Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Minggu, 19 Juli 2026 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pemaparannya di seminar, Lucky menyoroti masih besarnya jumlah masyarakat Indonesia yang belum terhubung dengan sistem keuangan formal (unbanked). Kondisi tersebut, kata dia, tidak lepas dari minimnya rekam jejak data keuangan yang dimiliki sebagian masyarakat.
"Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum terlihat dalam sistem keuangan formal karena keterbatasan data. Melalui integrasi data, kami ingin membantu mereka membangun rekam jejak kredit yang lebih baik sehingga kesempatan untuk mengakses pembiayaan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya bisa terwujud. Inilah langkah penting untuk mewujudkan ekosistem perkreditan yang lebih inklusif," ujar Lucky dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (19/7/2026).
Ia berharap program literasi data dan keuangan yang dijalankan bersama Muhammadiyah mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencatatan data keuangan sebagai pintu masuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas.
Sementara itu, Sekretaris MPKS PP Muhammadiyah, Jasra Putra, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, dukungan dari sektor swasta menjadi modal penting untuk memperkuat pelayanan sosial Muhammadiyah agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Kolaborasi seperti ini menjadi energi baru bagi Muhammadiyah untuk terus memperkuat instrumen pelayanan sosial sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," katanya.
"Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum terlihat dalam sistem keuangan formal karena keterbatasan data. Melalui integrasi data, kami ingin membantu mereka membangun rekam jejak kredit yang lebih baik sehingga kesempatan untuk mengakses pembiayaan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya bisa terwujud. Inilah langkah penting untuk mewujudkan ekosistem perkreditan yang lebih inklusif," ujar Lucky dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (19/7/2026).
Ia berharap program literasi data dan keuangan yang dijalankan bersama Muhammadiyah mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencatatan data keuangan sebagai pintu masuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas.
Sementara itu, Sekretaris MPKS PP Muhammadiyah, Jasra Putra, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, dukungan dari sektor swasta menjadi modal penting untuk memperkuat pelayanan sosial Muhammadiyah agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Kolaborasi seperti ini menjadi energi baru bagi Muhammadiyah untuk terus memperkuat instrumen pelayanan sosial sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," katanya.
Lihat Juga :