Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Jum'at, 17 Juli 2026 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
CEO Kisai Tessa Yadawaputri menilai bahwa kesempatan belajar langsung dari para profesional Korea menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dan kreator muda Indonesia. Dia berpendapat, Korea telah menjadi standar industri webtoon dunia. "Kami berharap kerja sama ini terus berkembang sehingga lahir generasi kreator Indonesia berikutnya," ujarnya.
Senada, Ketua Asosiasi Kritikus dan Webtoon Korea Park Se Hyun menuturkan bahwa kekuatan utama webtoon bukan hanya terletak pada ilustrasi yang menarik, melainkan pada cerita yang mampu membuat pembaca merasa dekat dengan karakter dan budaya yang diangkat. Selama pandemi Covid-19, lanjut dia, industri webtoon berkembang sangat pesat karena masyarakat semakin banyak mengakses hiburan melalui perangkat digital.
Ada sekitar 700 kreator Korea dengan kreator dari berbagai negara saat ini. Indonesia menjadi salah satu negara yang dianggap punya potensi besar karena kaya akan budaya, etnis, dan cerita rakyat. "Indonesia memiliki keragaman yang luar biasa. Cerita-cerita lokalnya dapat menjadi kekuatan untuk menghasilkan karya yang menyentuh pembaca dunia," ungkapnya.
Lebih lanjut Park mengatakan, investasi untuk mengembangkan satu judul webtoon bahkan dapat mencapai 500 juta won, sehingga proses pencarian ide cerita menjadi tahapan yang sangat penting. Editor E-Jong News Lee Chul Ho mengungkapkan bahwa Indonesia dipilih sebagai mitra karena memiliki potensi pasar yang besar sekaligus didukung kesiapan SMB Holdings dalam membangun platform digital.
"Saya penasaran mengapa masyarakat Indonesia sangat menyukai horor. Setelah mengenal lebih dekat budaya dan keberagaman Indonesia, saya memahami bahwa banyak cerita rakyat dan legenda yang dapat dikembangkan menjadi karya webtoon yang menarik," ungkapnya.
SMB Holdings melalui Webtoon Road in Indonesia berharap kolaborasi kreator Indonesia dan Korea tidak hanya menghasilkan karya berkualitas internasional, tetapi juga membangun ekosistem kreatif yang terintegrasi dengan platform digital dan sistem pembayaran global. Indonesia dengan sinergi tersebut dinilai punya peluang besar untuk melahirkan webtoon yang mampu bersaing di pasar dunia sekaligus memperkuat posisi industri kreatif nasional di era ekonomi digital.
Senada, Ketua Asosiasi Kritikus dan Webtoon Korea Park Se Hyun menuturkan bahwa kekuatan utama webtoon bukan hanya terletak pada ilustrasi yang menarik, melainkan pada cerita yang mampu membuat pembaca merasa dekat dengan karakter dan budaya yang diangkat. Selama pandemi Covid-19, lanjut dia, industri webtoon berkembang sangat pesat karena masyarakat semakin banyak mengakses hiburan melalui perangkat digital.
Ada sekitar 700 kreator Korea dengan kreator dari berbagai negara saat ini. Indonesia menjadi salah satu negara yang dianggap punya potensi besar karena kaya akan budaya, etnis, dan cerita rakyat. "Indonesia memiliki keragaman yang luar biasa. Cerita-cerita lokalnya dapat menjadi kekuatan untuk menghasilkan karya yang menyentuh pembaca dunia," ungkapnya.
Lebih lanjut Park mengatakan, investasi untuk mengembangkan satu judul webtoon bahkan dapat mencapai 500 juta won, sehingga proses pencarian ide cerita menjadi tahapan yang sangat penting. Editor E-Jong News Lee Chul Ho mengungkapkan bahwa Indonesia dipilih sebagai mitra karena memiliki potensi pasar yang besar sekaligus didukung kesiapan SMB Holdings dalam membangun platform digital.
"Saya penasaran mengapa masyarakat Indonesia sangat menyukai horor. Setelah mengenal lebih dekat budaya dan keberagaman Indonesia, saya memahami bahwa banyak cerita rakyat dan legenda yang dapat dikembangkan menjadi karya webtoon yang menarik," ungkapnya.
SMB Holdings melalui Webtoon Road in Indonesia berharap kolaborasi kreator Indonesia dan Korea tidak hanya menghasilkan karya berkualitas internasional, tetapi juga membangun ekosistem kreatif yang terintegrasi dengan platform digital dan sistem pembayaran global. Indonesia dengan sinergi tersebut dinilai punya peluang besar untuk melahirkan webtoon yang mampu bersaing di pasar dunia sekaligus memperkuat posisi industri kreatif nasional di era ekonomi digital.
(rca)
Lihat Juga :