BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Selasa, 14 Juli 2026 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Hubungan bilateral Indonesia–Rusia telah meningkat menjadi Strategic Partnership sejak tahun 2025, sementara Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–EAEU yang ditandatangani pada akhir tahun 2025 diharapkan mulai diimplementasikan pada 2027.
Momentum tersebut diharapkan semakin membuka peluang peningkatan perdagangan, termasuk komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya. Sebagai lembaga yang mengelola dana perkebunan, BPDP terus berkomitmen memperkuat daya saing industri sawit Indonesia melalui berbagai program, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, pengembangan bioenergi, hingga promosi di pasar internasional.
Partisipasi BPDP pada INNOPROM 2026 dan dukungan terhadap penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat diplomasi ekonomi, serta membuka peluang pasar baru bagi produk sawit Indonesia yang berkelanjutan.
Momentum tersebut diharapkan semakin membuka peluang peningkatan perdagangan, termasuk komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya. Sebagai lembaga yang mengelola dana perkebunan, BPDP terus berkomitmen memperkuat daya saing industri sawit Indonesia melalui berbagai program, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, pengembangan bioenergi, hingga promosi di pasar internasional.
Partisipasi BPDP pada INNOPROM 2026 dan dukungan terhadap penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat diplomasi ekonomi, serta membuka peluang pasar baru bagi produk sawit Indonesia yang berkelanjutan.
(jon)
Lihat Juga :