BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:21 WIB
loading...
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP melanjutkan rangkaian promosi dengan penandatanganan MoU antara GAPKI dengan The Fat and Oil Union of Russia serta Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU) di KBRI Moskow. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperkuat promosi dan kerja sama internasional guna memperluas pasar produk sawit Indonesia.

Setelah berpartisipasi sebagai Co-Exhibitor pada INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia, BPDP melanjutkan rangkaian kegiatan promosi melalui dukungan terhadap penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dengan The Fat and Oil Union of Russia serta Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU) di KBRI Moskow.

Baca juga: BPDP Lokomotif Pelatihan dan Pengembangan SDM Sawit Nasional

Pada ajang INNOPROM 2026, BPDP turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam forum bisnis internasional yang mengangkat tema pembiayaan kelapa sawit berkelanjutan dan pengembangan biodiesel Indonesia. Keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari upaya BPDP memperkenalkan perkembangan industri sawit Indonesia, termasuk hilirisasi, riset dan inovasi, implementasi biodiesel B50, serta potensi investasi dan kerja sama internasional di sektor kelapa sawit.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum GAPKI Eddy Martono bersama perwakilan organisasi industri minyak dan lemak Rusia serta disaksikan Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP Pangihutan Siagian, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus HE Jose Tavares. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pelaku industri sawit Indonesia dengan mitra di Rusia dan kawasan Eurasia.

Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP Pangihutan Siagian menuturkan kerja sama ini merupakan momentum penting untuk memperluas jejaring kemitraan internasional sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk sawit Indonesia.

"BPDP menyambut baik terjalinnya kerja sama ini sebagai upaya memperkuat posisi industri sawit Indonesia di pasar global. Kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra di Rusia diharapkan dapat meningkatkan pertukaran informasi, memperkuat promosi, serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," ujar Pangihutan.

MoU tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan berbagai bentuk kerja sama antara lain pertukaran informasi, promosi perdagangan, peningkatan kapasitas, pengembangan standar industri, serta perluasan akses pasar produk sawit Indonesia di Rusia maupun negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus HE Jose Tavares mengapresiasi terwujudnya kerja sama tersebut. Dia berharap MoU dapat diimplementasikan secara nyata sehingga memberikan manfaat bagi seluruh pihak dan berkontribusi terhadap peningkatan hubungan perdagangan Indonesia dengan Rusia maupun negara-negara anggota EAEU.

Duta Besar RI juga menegaskan komitmen KBRI Moskow untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Kerja sama ini sejalan dengan semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia dengan Rusia dan kawasan EAEU.

Hubungan bilateral Indonesia–Rusia telah meningkat menjadi Strategic Partnership sejak tahun 2025, sementara Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–EAEU yang ditandatangani pada akhir tahun 2025 diharapkan mulai diimplementasikan pada 2027.

Momentum tersebut diharapkan semakin membuka peluang peningkatan perdagangan, termasuk komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya. Sebagai lembaga yang mengelola dana perkebunan, BPDP terus berkomitmen memperkuat daya saing industri sawit Indonesia melalui berbagai program, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, pengembangan bioenergi, hingga promosi di pasar internasional.

Partisipasi BPDP pada INNOPROM 2026 dan dukungan terhadap penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat diplomasi ekonomi, serta membuka peluang pasar baru bagi produk sawit Indonesia yang berkelanjutan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Rekomendasi
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Berita Terkini
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved