3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Senin, 06 Juli 2026 - 23:09 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta terhadap tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat bertugas. Foto/SIndoNews
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta terhadap tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat bertugas melakukan penggerebekan narkoba. Pemberian KPLB tersebut terhitung sejak Minggu, 5 Juli 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.
"Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas," ujar Johnny, Senin (6/7/2026).
Baca juga: 3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Johnny menyebut tiga personel itu merupakan Bhayangkara Sejati lantaran mengorbankan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Keluarga besar Polri pun menyampaikan duka atas wafat ketiganya.
“Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," imbuh dia.
Lihat video: Detik-Detik Evakuasi Polisi Gugur saat Penggerebekan Narkoba di Kalteng
Isir juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga para personel yang gugur.
”Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya," ucapnya.
Sebelumnya tiga anggota Polres Katingan harus gugur dalam operasi penangkapan bandar narkoba di wilayah tersebut. Mereka yang gugur yakni, Aiptu Sumaryanto, Bripda Nopandri Ramadhana dan Aipda Yudhie Perdana Putra
Ketiganya gugur akibat perlawanan yang diberikan jaringan bandar narkoba tersebut. Di mana lewat operasi yang dilakukan, penangkapan baru dilakukan terhadap kaki tangan bandar narkoba inisial BIO.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.
"Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas," ujar Johnny, Senin (6/7/2026).
Baca juga: 3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Johnny menyebut tiga personel itu merupakan Bhayangkara Sejati lantaran mengorbankan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Keluarga besar Polri pun menyampaikan duka atas wafat ketiganya.
“Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," imbuh dia.
Lihat video: Detik-Detik Evakuasi Polisi Gugur saat Penggerebekan Narkoba di Kalteng
Isir juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga para personel yang gugur.
”Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya," ucapnya.
Sebelumnya tiga anggota Polres Katingan harus gugur dalam operasi penangkapan bandar narkoba di wilayah tersebut. Mereka yang gugur yakni, Aiptu Sumaryanto, Bripda Nopandri Ramadhana dan Aipda Yudhie Perdana Putra
Ketiganya gugur akibat perlawanan yang diberikan jaringan bandar narkoba tersebut. Di mana lewat operasi yang dilakukan, penangkapan baru dilakukan terhadap kaki tangan bandar narkoba inisial BIO.
(cip)
Lihat Juga :