Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:28 WIB
loading...
A A A
Seseorang tidak tumbuh kuat karena selalu diselamatkan dari masalah, tetapi karena diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah. Pada sisi lain, Gen Z memasuki dunia kerja dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Menghadapi kompetisi yang lebih ketat, teknologi yang berubah cepat, serta biaya hidup yang semakin meningkat.

Laporan Deloitte Gen Z and Millennial Survey 2025 menunjukkan bahwa persoalan finansial menjadi salah satu tekanan utama generasi muda saat ini. Banyak Gen Z di berbagai negara merasa khawatir terhadap stabilitas ekonomi, keamanan pekerjaan, dan kemampuan mencapai kesejahteraan finansial.

Kondisi itu membuat sebagian anak muda masih membutuhkan dukungan lebih besar dari keluarga. Namun, rasa aman tidak boleh berubah menjadi ketergantungan. Dunia kerja tetap menuntut seseorang memiliki keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan sendiri.

Membangun Gen Z yang Mandiri

Kemandirian bukan sesuatu yang bersifat instan dan otomatis muncul ketika seseorang memasuki usia dewasa. Kemandirian dibentuk melalui pengalaman. Gen Z perlu memahami bahwa dunia kerja membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan akademik dan kecakapan teknologi. Dunia profesional memerlukan kemampuan berkomunikasi, membangun relasi, menerima kritik, menyelesaikan masalah, dan melakukan negosiasi.

Dalam wawancara kerja, perusahaan tidak hanya melihat apa yang tertulis dalam CV, tetapi juga bagaimana seseorang menjelaskan kemampuan, menunjukkan sikap profesional, dan menghadapi tekanan. Karena itulah, strategi yang tepat bukan memisahkan orang tua, tetapi mengubah pola relasi. Orang tua tetap hadir sebagai mentor, bukan pengambil keputusan.

Sebelum wawancara, orang tua boleh membantu latihan. Sebelum negosiasi gaji, orang tua boleh memberikan pandangan. Tetapi ketika pintu ruang interview terbuka, anak harus mampu masuk dengan keyakinannya sendiri. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting. Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan nilai akademik tinggi, tetapi harus melahirkan individu yang siap memasuki dunia profesional. Karena itu, mahasiswa harus dibekali kemampuan career readiness: komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, pemecahan masalah, dan kesiapan menghadapi dinamika pekerjaan.

Peter Senge (1990) melalui konsep learning organization menjelaskan bahwa kemampuan belajar dan beradaptasi merupakan kunci menghadapi perubahan. Prinsip ini relevan bagi Gen Z: mereka harus menjadi generasi yang tidak takut mencoba, tidak takut gagal, dan mampu belajar dari pengalaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Perkuat Kesiapan Kerja,...
Perkuat Kesiapan Kerja, SGU Jalin Kolaborasi dengan Industri Media
Kolaborasi PKSS dan...
Kolaborasi PKSS dan Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja bagi Gen Z
Koperasi, Ekonomi Indonesia...
Koperasi, Ekonomi Indonesia dan Relevansi Gen Z
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Gen Z Ramai Tinggalkan...
Gen Z Ramai Tinggalkan Wireless Earphone, Benarkah yang Pakai Kabel Lebih Sehat?
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Rekomendasi
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved