Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jum'at, 26 Juni 2026 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
Kerja sama Kementerian Agama dan Bank Indonesia ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kepemimpinan kuat, literasi digital yang memadai, serta pemahaman ekonomi syariah yang baik.
Melalui berbagai materi yang diberikan, peserta didorong untuk menjadi kreator konten yang mampu mengemas pesan-pesan keislaman dan literasi syariah dalam format yang menarik dan mudah diterima oleh generasi muda.
Pelatihan ini juga menjadi wadah bagi pengurus Rohis dari seluruh Indonesia untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka. Pertemuan lintas daerah tersebut diharapkan dapat melahirkan kolaborasi yang semakin memperkuat peran Rohis sebagai organisasi pelajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan di era digital, strategi komunikasi publik, pengelolaan media sosial, ekonomi dan keuangan syariah, halal lifestyle, tren digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam produksi konten. Mereka juga mendapatkan kesempatan praktik langsung dengan membuat konten media sosial secara individu maupun kelompok.
Melalui program ini, Kementerian Agama dan Bank Indonesia berharap lahir generasi Rohis yang tidak hanya unggul dalam pemahaman keagamaan, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat, kecakapan digital, serta kesadaran untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat narasi keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai peluang ekonomi syariah di Indonesia.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan era digital, sekaligus memperkuat peran Rohis sebagai motor penggerak kebaikan, inovasi, dan literasi syariah bagi generasi muda Indonesia."
Melalui berbagai materi yang diberikan, peserta didorong untuk menjadi kreator konten yang mampu mengemas pesan-pesan keislaman dan literasi syariah dalam format yang menarik dan mudah diterima oleh generasi muda.
Pelatihan ini juga menjadi wadah bagi pengurus Rohis dari seluruh Indonesia untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka. Pertemuan lintas daerah tersebut diharapkan dapat melahirkan kolaborasi yang semakin memperkuat peran Rohis sebagai organisasi pelajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan di era digital, strategi komunikasi publik, pengelolaan media sosial, ekonomi dan keuangan syariah, halal lifestyle, tren digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam produksi konten. Mereka juga mendapatkan kesempatan praktik langsung dengan membuat konten media sosial secara individu maupun kelompok.
Melalui program ini, Kementerian Agama dan Bank Indonesia berharap lahir generasi Rohis yang tidak hanya unggul dalam pemahaman keagamaan, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat, kecakapan digital, serta kesadaran untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat narasi keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai peluang ekonomi syariah di Indonesia.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan era digital, sekaligus memperkuat peran Rohis sebagai motor penggerak kebaikan, inovasi, dan literasi syariah bagi generasi muda Indonesia."
(cip)
Lihat Juga :