Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Rabu, 24 Juni 2026 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
“Masyarakat belum mendapatkan penjelasan yang jujur dan transparan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Awalnya dibilang hanya perawatan jaringan rutin. Begitu mati lampunya makin meluas, alasannya berubah ada gangguan pembangkit. Sekarang setelah didesak baru mengaku ada masalah pasokan batu bara. Sebenarnya yang benar yang mana? Rakyat berhak tahu yang sejujurnya,” ungkapnya.
Mufti menilai pemadaman listrik yang terus terjadi juga mulai mengancam keselamatan dan nyawa warga. Bahkan, ada kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga di dapilnya akibat masalah kelistrikan saat pemadaman berlangsung.
Politikus PDIP ini menuturkan ironi Indonesia sebagai salah satu penghasil batu bara terbesar di dunia yang justru mengalami krisis listrik. Dia meminta pemerintah menindak tegas pengusaha nakal yang lebih mementingkan ekspor daripada kebutuhan dalam negeri sekaligus mengingatkan agar masalah ini jangan dijadikan alasan menaikkan tarif listrik yang akan semakin membebani rakyat.
“Jangan setiap kali terjadi masalah, rakyat selalu diminta memahami keadaan. Saat BBM naik, rakyat diminta mengerti. Saat listrik padam, rakyat diminta bersabar. Indonesia tidak kekurangan batu bara maupun pembangkit. Yang mulai habis hari ini adalah kesabaran rakyat melihat masalah yang sama terus berulang tanpa ada yang benar-benar bertanggung jawab,” ujar Mufti.
Mufti menilai pemadaman listrik yang terus terjadi juga mulai mengancam keselamatan dan nyawa warga. Bahkan, ada kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga di dapilnya akibat masalah kelistrikan saat pemadaman berlangsung.
Politikus PDIP ini menuturkan ironi Indonesia sebagai salah satu penghasil batu bara terbesar di dunia yang justru mengalami krisis listrik. Dia meminta pemerintah menindak tegas pengusaha nakal yang lebih mementingkan ekspor daripada kebutuhan dalam negeri sekaligus mengingatkan agar masalah ini jangan dijadikan alasan menaikkan tarif listrik yang akan semakin membebani rakyat.
“Jangan setiap kali terjadi masalah, rakyat selalu diminta memahami keadaan. Saat BBM naik, rakyat diminta mengerti. Saat listrik padam, rakyat diminta bersabar. Indonesia tidak kekurangan batu bara maupun pembangkit. Yang mulai habis hari ini adalah kesabaran rakyat melihat masalah yang sama terus berulang tanpa ada yang benar-benar bertanggung jawab,” ujar Mufti.
(jon)
Lihat Juga :