Jenderal Andika Apresiasi Temuan Inovasi Alat Tes Corona oleh UGM
Senin, 21 September 2020 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
UGM melakukan penelitian tentang inovasi alat kesehatan untuk menangani pandemi virus Corona yang diberik nama GeNose atau suatu alat test pendeteksi Covid-19 dari tiupan napas.
Andika menyatakan akan menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk mendukung penelitian terkait penanganan virus Corona di Indonesia.
"Uji diagnostik dengan uji klinis apa yang bisa kami bantu, misalnya dibutuhkan rumah sakit kami siap bantu, pokoknya kami dukung lebih cepat lebih bagus karena waktu ini kita urgen sekali, tanpa mem by pass tadi multi central kita penuhi. Toh kami punya fasilitas perizinan segala macam akan lebih mudah, saya mendukung inventions apapun," ucap Andika.
Dalam kunjungannya, Andika didampingi oleh Komandan Resort Militer 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan dan langsung mendengarkan paparan dari Tim Inventor Peneliti UGM Kuwat Triyana.
"Prinsip kerjanya, kami ambil pakai kantong plastik kemudian ini diganti nanti tinggal disedot menggunakan pompa masuk ke ruang sensor, nanti yang didalam ruang itu yang akan mensensing gas-gas yang keluar dari napas tadi. Jika kami simpulkan secara ilmiah akurasinya bisa sampai 97 persen," ujar Triyana.
Andika menyatakan akan menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk mendukung penelitian terkait penanganan virus Corona di Indonesia.
"Uji diagnostik dengan uji klinis apa yang bisa kami bantu, misalnya dibutuhkan rumah sakit kami siap bantu, pokoknya kami dukung lebih cepat lebih bagus karena waktu ini kita urgen sekali, tanpa mem by pass tadi multi central kita penuhi. Toh kami punya fasilitas perizinan segala macam akan lebih mudah, saya mendukung inventions apapun," ucap Andika.
Dalam kunjungannya, Andika didampingi oleh Komandan Resort Militer 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan dan langsung mendengarkan paparan dari Tim Inventor Peneliti UGM Kuwat Triyana.
"Prinsip kerjanya, kami ambil pakai kantong plastik kemudian ini diganti nanti tinggal disedot menggunakan pompa masuk ke ruang sensor, nanti yang didalam ruang itu yang akan mensensing gas-gas yang keluar dari napas tadi. Jika kami simpulkan secara ilmiah akurasinya bisa sampai 97 persen," ujar Triyana.
(maf)
Lihat Juga :