Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
“Dari beberapa negara percontohan yang memiliki program sejenis hampir semuanya memiliki masalah masing-masing dan kemiripan ditahap awal pelaksanaannya. Kini negara-negara tersebut sukses melakukan perbaikan seluruh sistem pengolahan dan pendistribusian serta anggaran hingga mendapat apresiasi dari rakyatnya,” ucapnya.
“Negara-negara tersebut akhirnya mampu menciptakan SDM berkualitas untuk ikut membangun bangsanya bersama-sama. Saya rasa, Indonesia yang baru satu tahunan menjalankan program ini (MBG) akan terus berbenah dan melakukan perbaikan hingga akhirnya tujuan tercapai dengan mensejahterakan masyarakat dan mencerdaskan bangsa,” jelasnya.
Tommy tidak mempermasalahkan kritik yang datang dari masyarakat untuk program prioritas pemerintah. Hal itu merupakan bagian dari demokrasi dan diatur oleh Undang-Undang. Namun setiap kritik harusnya diikuti dengan memberikan solusi yang tepat dan baik.
“Kritik boleh tapi jangan hanya kritik, terus menghina dan menjatuhkan apalagi membuat situasi menjadi gaduh membuat proksi untuk mengadu domba Masyarakat. Tapi alangkah baiknya memberikan solusi agar program prioritas pemerintah menjadi lebih tepat sasaran guna untuk membangun Indonesia yang lebih produktif serta sesuai dengan asta cita yang dibangun Indonesia emas dan berdaya saing," katanya.
Kritik yang positif terhadap pemerintah menjadi vitamin untuk terus memperbaiki tata kelolanya.
"Mari sebagai anak-anak muda kita memiliki visi yang lebih maju kedepan dan terus berkontribusi yang positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Perpecahan dan pertikaian hanya membawa dampak buruk dan negative bagi citra negara dan kita semua," ujarnya.
Justru dengan kegaduhan itu banyak oportunis atau orang-orang yang memanfaatkan situasi agar Indonesia tidak pernah mencapai cita-citanya. Dia menegaskan, sejatinya Indonesia adalah negara yang memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang lebih baik dan maju ke depannya.
“Negara-negara tersebut akhirnya mampu menciptakan SDM berkualitas untuk ikut membangun bangsanya bersama-sama. Saya rasa, Indonesia yang baru satu tahunan menjalankan program ini (MBG) akan terus berbenah dan melakukan perbaikan hingga akhirnya tujuan tercapai dengan mensejahterakan masyarakat dan mencerdaskan bangsa,” jelasnya.
Tommy tidak mempermasalahkan kritik yang datang dari masyarakat untuk program prioritas pemerintah. Hal itu merupakan bagian dari demokrasi dan diatur oleh Undang-Undang. Namun setiap kritik harusnya diikuti dengan memberikan solusi yang tepat dan baik.
“Kritik boleh tapi jangan hanya kritik, terus menghina dan menjatuhkan apalagi membuat situasi menjadi gaduh membuat proksi untuk mengadu domba Masyarakat. Tapi alangkah baiknya memberikan solusi agar program prioritas pemerintah menjadi lebih tepat sasaran guna untuk membangun Indonesia yang lebih produktif serta sesuai dengan asta cita yang dibangun Indonesia emas dan berdaya saing," katanya.
Kritik yang positif terhadap pemerintah menjadi vitamin untuk terus memperbaiki tata kelolanya.
"Mari sebagai anak-anak muda kita memiliki visi yang lebih maju kedepan dan terus berkontribusi yang positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Perpecahan dan pertikaian hanya membawa dampak buruk dan negative bagi citra negara dan kita semua," ujarnya.
Justru dengan kegaduhan itu banyak oportunis atau orang-orang yang memanfaatkan situasi agar Indonesia tidak pernah mencapai cita-citanya. Dia menegaskan, sejatinya Indonesia adalah negara yang memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang lebih baik dan maju ke depannya.
(shf)
Lihat Juga :