Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Kamis, 18 Juni 2026 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, dari 26 nama yang pernah disebutkannya itu, ada satu nama yang dibuka hasil percakapan WhatsApp terdapat tabel berisi sekitar 41 nama. Maka itu, ada penambahan nama dari yang sebelumnya 26 nama menjadi 41 nama.
"Dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang, pas dibuka tadi hasil chatnya, tabelnya itu, terisi sekitar totalnya 41 nama. Jadi, totalnya sekarang bertambah jadi 41 nama. Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu," tuturnya.
"Pak, ini punya ini ya, ini punya ini ya, ini ada punya bupati ini gitu loh. Ini ada punya ini, ada punya ini. Jadi totalnya keseluruhan nama yang dari kemarin 26 ditambah dengan yang tadi, lalu ada tambahan 3 nama lagi yang disebutkan Pak Sony, jadi totalnya hari ini 41 nama," jelas Krisna lagi.
Dia menerangkan, 41 nama tersebut kaitannya permintaan SPPG dari pengembangan berdasarkan 1 orang dengan mengatasnamakan 14 nama lainnya. Persoalan titik-titik itu dijual ataukah tidak, kliennya mengaku tidak mengetahuinya.
"Setelah diberikan titik itu, dia tidak lagi tahu apakah titik-titik itu dijual atau tidak," katanya.
"Dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang, pas dibuka tadi hasil chatnya, tabelnya itu, terisi sekitar totalnya 41 nama. Jadi, totalnya sekarang bertambah jadi 41 nama. Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu," tuturnya.
"Pak, ini punya ini ya, ini punya ini ya, ini ada punya bupati ini gitu loh. Ini ada punya ini, ada punya ini. Jadi totalnya keseluruhan nama yang dari kemarin 26 ditambah dengan yang tadi, lalu ada tambahan 3 nama lagi yang disebutkan Pak Sony, jadi totalnya hari ini 41 nama," jelas Krisna lagi.
Dia menerangkan, 41 nama tersebut kaitannya permintaan SPPG dari pengembangan berdasarkan 1 orang dengan mengatasnamakan 14 nama lainnya. Persoalan titik-titik itu dijual ataukah tidak, kliennya mengaku tidak mengetahuinya.
"Setelah diberikan titik itu, dia tidak lagi tahu apakah titik-titik itu dijual atau tidak," katanya.
(rca)
Lihat Juga :